Ini Perbedaan Katak dan Kodok yang Jarang Diketahui

Senin, 07 Maret 2022 - 19:29 WIB
loading...
Ini Perbedaan Katak...
Perbedaan katak dan kodok ternyata cukup mencolok, padahal selama ini orang menganggap katak itu sama dengan kodok. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Perbedaan katak dan kodok ternyata cukup mencolok, padahal selama ini orang menganggap katak itu sama dengan kodok. Ada lima pembeda khusus yang bisa dijadikan patokan untuk membedakan mana katak dan kodok.

Secara sekilas katak dan kodok terlihat sangat mirip, namun sebenarnya perbedaan katak dan kodok dapat dilihat dengan mudah jika Anda memperhatikan dengan seksama.

Meskipun membedakan antara katak dan kodok terbilang sulit, ada beberapa karakteristik yang dapat membantu Anda dalam mengidentifikasi perbedaan antara kedua amfibi kecil ini.

BACA: Kutu Terkuat di Dunia Ini Mampu Berpuasa Selama 8 Tahun

Dilansir dari A-Z Animals, berikut 7 perbedaan katak dan kodok:

1. Kulit

Kodok memiliki kulit yang lebih kering dan kasar serta “kutil” yang menutupi kelenjar parotisnya. Ini adalah kelenjar pada kulit hewan yang mengeluarkan bufotoxins untuk mencegah predator. Kutil bukanlah kutil yang sebenarnya, tetapi hanya bagian dari fisiologi kulit kodok.

Kulit katak lebih licin, halus dan berlendir. Karena kulit mereka perlu tetap lembab, tak heran bila katak cenderung untuk tetap dekat dengan air. Bahkan, kulit katak terlihat basah meskipun mereka tidak berada di air.

2. Kaki

Kaki katak jauh lebih panjang daripada kaki kodok dan bahkan mungkin lebih panjang dari tubuh katak itu sendiri. Hal ini memungkinkan mereka untuk melompat jarak yang sangat jauh dan berenang dengan cepat.

Kodok, di sisi lain, memiliki kaki yang jauh lebih pendek dan lebih suka merangkak daripada melompat. Kakinya yang pendek membuatnya terlihat jongkok dan gemuk. Untuk berkeliling, mereka merangkak atau membuat lompatan kecil.

BACA JUGA: Ikuti Tips Ini Agar pesan WhatsApp Tidak Hilang Saat Ganti HP

3. Telur

Bahwa katak dan kodok membutuhkan air atau tempat basah untuk kawin dan bertelur adalah salah satu kesamaan mereka. Namun, seseorang dapat membedakan antara telur katak dan telur kodok karena telur katak diletakkan dalam rumpun di dalam air, dan telur kodok diletakkan di pita panjang yang terkadang dapat tersangkut di tanaman air.

4. Warna

Katak cenderung memiliki lebih banyak warna daripada kodok. Katak berwarna paling cerah termasuk katak beracun dari Amerika Selatan. Warna mereka yang menakjubkan membuat calon pemangsa tahu bahwa mereka sangat beracun.

Katak racun emas yang cantik memiliki cukup racun di kulitnya untuk membunuh antara 10 dan 20 pria dewasa. Tapi kulit beracun dari kodok juga bisa mematikan jika kodok itu dimakan atau bahkan ditangani tanpa tindakan pencegahan. Kulit beracun adalah salah satu kesamaan yang dimiliki oleh kodok dan katak.

5. Habitat

Katak pada dasarnya hidup di air, meskipun sebagian besar memiliki paru-paru dan dapat meninggalkan air untuk sementara waktu. Kodok hidup di darat dan kembali ke air untuk berkembang biak. Jika Anda melihat amfibi berjalan di sepanjang trotoar atau berjalan-jalan di rerumputan, kemungkinan itu adalah katak.

BACA JUGA: Taksi Otonom Rusia Berhenti beroperasi di Amerika Serikat

Kodok dapat mengatasi jauh lebih baik dengan kondisi kering daripada katak, karena kulit mereka lebih tahan air. Sedangkan katak kehilangan kelembapan dengan lebih mudah, sehingga katak jarang terlihat terlalu jauh dari air, tak heran mengapa mereka selalu terlihat lembab.

6. Kecebong

Kecebong katak dan kodok pun berbeda. Kecebong katak nampak lebih ramping dan panjang daripada berudu kodok yang cenderung pendek dan gemuk. Berudu kodok berwarna hitam, sedangkan berudu katak berwarna emas.

7. Bentuk

Bentuk tubuh katak tampak atletis, sedangkankodok agak jongkok dan gemuk. Wajah mereka juga berbeda, katak memiliki hidung runcing sedangkan hidung kodok jauh lebih lebar.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved