Samsung Setop Pengiriman Seluruh Produknya ke Rusia

Minggu, 06 Maret 2022 - 22:09 WIB
loading...
Samsung Setop Pengiriman...
Samsung telah menangguhkan pengiriman seluruh produknya ke Rusia. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Samsung telah menangguhkan pengiriman produknya ke Rusia. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu menyebut keputusan diambil karena perkembangan geopolitik saat ini.

Tak hanya menyetop pengiriman seluruh produknya Samsung juga memberikan bantuan kemanusiaan sebesar USD6 juta atau setara Rp86 miliar ke wilayah di Ukraina.

"Karena perkembangan geopolitik saat ini, pengiriman ke Rusia telah ditangguhkan. Kami terus secara aktif memantau situasi kompleks ini untuk menentukan langkah kami selanjutnya," kata perusahaan dikutip dari The Verge, Minggu (6/3/2022).

BACA: Pengguna Kecewa, Pengisi Daya 45W Samsung S22 Tidak Benar-benar Cepat

Bukan hanya produk smartphone, Samsung juga menangguhkan pengiriman prosesor dan juga perangkat elektronik lainnya. Dengan keputusan ini, Rusia akan benar-benar terputus dari seluruh produk Samsung.

Selain menangguhkan pengiriman produk ke Rusia, Samsung juga memberikan sumbangan dalam rangka kemanusian. Samsung menyebut akan menggelontorkan dana US$ 6 juta atau setara Rp 86 miliar ke wilayah yang terdampak perang Rusia-Ukraina.

“Kami berencana untuk mendukung upaya kemanusiaan di sekitar kawasan, termasuk bantuan untuk pengungsi. Untuk tujuan ini, kami menyumbangkan USD6 juta, termasuk USD1 juta dalam produk elektronik konsumen, serta sumbangan sukarela dari karyawan kami," kata Samsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Berita Terkini
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved