Mengukur Dampak Radiasi Jika Reaktor Nuklir Zaporizhzhia Ukraina Meledak
Minggu, 06 Maret 2022 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
Profesor Claire Corkhill, ahli nuklir di Universitas Sheffield, mengatakan, di Chernobyl moderator grafit terbakar selama 10 hari. "Asap radioaktif dari reaktor dibawa tinggi ke atmosfer, yang merupakan alasan mengapa penyebaran radiasi begitu luas, di seluruh Eropa," ujarnya.
Ini tidak bisa terjadi di Zaporizhzhia karena tidak ada grafit. Setiap pelepasan radiasi akan jauh lebih terlokalisasi. Keuntungan lainnya dari reaktor Zaporizhzhia adalah bahwa inti reaktor mengandung lebih sedikit uranium.
Ini menurunkan risiko peristiwa fisi tambahan yang terjadi dan oleh karena itu membuat reaktor lebih aman dan lebih terkendali.
Dr Mark Wenman, Ahli Nuklir di Nuclear Energy Futures, Imperial College London mengatakan, Zaporizhzia terlindungi dengan baik jika terjadi serangan langsung.
BACA JUGA: Cara Menghubungan HP ke TV Tanpa Kabel, Gampang!
"Desain reaktor ini lebih modern dengan komponen reaktor yang penting ditempatkan di dalam bangunan penahan beton bertulang baja berat yang dapat menahan kejadian eksternal yang ekstrem, baik bencana alam, kecelakaan pesawat atau ledakan bom," kata Mark Wenman.
Ini tidak bisa terjadi di Zaporizhzhia karena tidak ada grafit. Setiap pelepasan radiasi akan jauh lebih terlokalisasi. Keuntungan lainnya dari reaktor Zaporizhzhia adalah bahwa inti reaktor mengandung lebih sedikit uranium.
Ini menurunkan risiko peristiwa fisi tambahan yang terjadi dan oleh karena itu membuat reaktor lebih aman dan lebih terkendali.
Dr Mark Wenman, Ahli Nuklir di Nuclear Energy Futures, Imperial College London mengatakan, Zaporizhzia terlindungi dengan baik jika terjadi serangan langsung.
BACA JUGA: Cara Menghubungan HP ke TV Tanpa Kabel, Gampang!
"Desain reaktor ini lebih modern dengan komponen reaktor yang penting ditempatkan di dalam bangunan penahan beton bertulang baja berat yang dapat menahan kejadian eksternal yang ekstrem, baik bencana alam, kecelakaan pesawat atau ledakan bom," kata Mark Wenman.
Lihat Juga :