Arkeolog Pindahkan Batu Candi ke Museum, Alasannya Bikin Merinding

Rabu, 02 Maret 2022 - 14:19 WIB
loading...
Arkeolog Pindahkan Batu...
Arkeolog yang menemukan batu candi di situs Srigading, Dusun Manggis, Desa Srigading, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang akhirnya memindahkannya ke Museum Singhasari. Foto/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Arkeolog yang menemukan batu candi di situs Srigading, Dusun Manggis, Desa Srigading, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang akhirnya memindahkan temuan tersebut ke Museum Singhasari, Malang. Pemindahan ini dilakukan atas permintaan warga sekitar yang merasa ada kemunculan sosok gaib di batu candi tersebut.

Ekskavasi atau penggalian Situs Srigading di Kabupaten Malang mengungkap misteri peradaban era Kerajaan Mataram Kuno. Dari ekskavasi dua tahap situs yang ada di Dusun Manggis, Desa Srigading, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, arkeolog menemukan beberapa benda bersejarah yang jadi bagian candi.

Salah satu yang ditemukan adalah batuan ambang relung candi. Batuan ini ditemukan pada ekskavasi tahap pertama yang berlangsung pada Senin 7 Februari 2022 hingga Sabtu 12 Februari 2022. Usai diekskavasi dan dipindahkan batu ini dititipkan dan disimpan sementara di salah satu rumah warga sekitar situs.

BACA: Misetri Yoni Keramat di Situs Srigading Peninggalan Mataram Kuno Makan Tumbal 20 Nyawa Pencuri

Dari sinilah kejadian janggal kerap kali terjadi di atas batuan ambang relung candi itu. Konon di batuan tersebut muncul sosok tinggi besar berwarna hitam menjulang tinggi hingga dua meter lebih. Sang makhluk yang diduga penunggu batu ini menampakkan dirinya dalam kondisi duduk bersila di atas batu itu.

Dari penelusuran metafisika, diduga sang makhluk tak kasat mata yang menyerupai raksasa ini adalah penunggu candi. Dia kerap kali menampakkan diri atau mengganggu orang-orang yang memiliki tujuan negatif kepada situs peninggalan Mataram Kuno era Mpu Sindok ini.

Pamong Budaya Ahli Muda Museum Singhasari Yossi Indra Hardyanto membenarkan hal tersebut. Ini pula yang menjadikan alasan mengapa batuan itu akhirnya segera dipindahkan ke Museum Singhasari Malang.

"Di dekat rumah itu ada tukang sayur yang beraktivitasnya belanjanya mulai dari jam 3 pagi. Nah dia itu sering ditampakkan makhluk ini. Tapi nggak cuma satu orang saja yang cerita, tapi ada beberapa orang," ujar Yossi Indra, ditemui di Museum Singhasari Malang, Rabu (2/3/2022).

BACA JUGA: Jika Perang Nuklir Meletus, Ini Penyakit Ganas Dampak Radiasi

Ia menjelaskan, sosok yang menampakkan diri seperti orang tinggi besar hampir dua meter lebih dengan posisi duduk di atas batu bersila. Mengingat ada desakan warga sekitar situs untuk dipindahkan maka pihaknya mengambil langkah cepat dengan mengambil dan mengamankan sementara di Museum Singhasari.

Anehnya saat berada di Museum Singhasari beberapa hari sang makhluk tak kasat mata ini sama sekali tak menampakkan dirinya. Bahkan dari penelusuran selama di museum, batuan ini memang menyimpan energi. Tetapi energi yang dikeluarkan energi positif dan tak bersifat mengganggu.

Yossi mengakui selama berada di Museum Singhasari penunggu batu ambang relung ini seolah sudah jinak dan tak lagi mengganggu petugas penjaga dan pengunjung museum. Ia seolah nyaman dipindahkan di dalam ruangan museum.

BACA JUGA: Eropa Minta Semua Akun Sosmed Media Rusia Diblokir

"Pengalaman selama ini yang kami sampaikan, benda-benda seperti ini punya energi dalam artian tidak bisa dipakai semua orang. Kalau dicuri pun banyak kejadian ada yang meninggal, ada yang gila, ada yang sakit, apakah itu berkaitan dengan kegiatan pencurian itu atau tidak, Wallahualam," tukasnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Sisa-sisa Abu Manusia...
Sisa-sisa Abu Manusia Bertebaran, Tempat Kremasi Tertua di Dunia Ditemukan
Susunan Bata Kuno Ditemukan...
Susunan Bata Kuno Ditemukan di Dasar Laut, Dipercaya Jalan Menuju Dimensi Lain
Pabrik Senjata Berusia...
Pabrik Senjata Berusia 5.500 Tahun Ditemukan di Israel
Makam Berusia 1.800...
Makam Berusia 1.800 Tahun dengan Harta Karun Langka Ditemukan
Kompleks Makam Berusia...
Kompleks Makam Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Suriah
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Kepala Daerah Perhatikan Situs-situs Bersejarah Nasional
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved