Ini yang Terjadi Pada Bumi Jika Perang Nuklir Meletus di Ukraina

Senin, 28 Februari 2022 - 13:25 WIB
loading...
A A A
Dalam beberapa tahun perang nuklir, efek “Nuclear Nino” akan mengguncang Samudra Pasifik. Ini adalah versi sangat dahsyat dari fenomena yang dikenal sebagai El Nino.

Efek dari perang nuklir AS-Rusia, langit yang gelap akan menyebabkan angin pasat berbalik arah dan air menggenang di Samudra Pasifik bagian timur. Seperti ketika terjadi El Nino, kekeringan dan hujan lebat dapat melanda banyak bagian dunia selama tujuh tahun, Coupe melaporkan Desember lalu pada pertemuan American Geophysical Union.

BACA JUGA: Krisis Perang Rusia Ukraina, Roscosmos Akan Biarkan ISS Jatuh ke Bumi

Peneliti ketahanan pangan di Institut Studi Luar Angkasa Goddard NASA, Jonas Jagermeyr mengatakan, tim peneliti telah menemukan dampak besar dalam persediaan makanan usai perang nuklir. Selama lima tahun, produksi jagung akan turun sebesar 13%, produksi gandum sebesar 11% dan produksi kacang kedelai sebesar 17% .

Kabar buruknya ini akan terjadi hampir di seluruh negara yang juga mengalami gagal panen. Para peneliti tidak secara eksplisit menghitung berapa banyak orang yang akan kelaparan, tetapi mengatakan bahwa kelaparan berikutnya akan lebih buruk daripada yang tercatat dalam sejarah.

"Intinya, perang yang melibatkan kurang dari 1% dari persenjataan nuklir dunia dapat menghancurkan pasokan makanan planet ini," ujar Deepak Ray, peneliti ketahanan pangan di University of Minnesota di St Paul.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Rekomendasi
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved