Lebih Tua dari Zaman Majapahit, Prasasti Beraksara Jawa Kuno Ini Berangka Tahun 859 Saka
Rabu, 16 Februari 2022 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Candi Mataram Kuno Era Mpu Sindok Ditemukan di Malang, Ada Topeng Wajah Manusia dari Gerabah
Saat ini, prasasti tersebut sudah diamankan di Kantor Balai Besar Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur yang ada di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, untuk diteliti lebih dalam. Keterangan sementara pihak BPCB Jawa Timur prasasti itu berisi tentang pembelian tanah di wilayah tersebut oleh raja dengan tiga kati emas.
![Lebih Tua dari Zaman Majapahit, Prasasti Beraksara Jawa Kuno Ini Berangka Tahun 859 Saka]()
Meskipun ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan terpotong, prasasti ini merupakan salah satu temuan spektakuler belakangan ini. Sebab, setelah lebih dari dua puluh tahun arkeolog tidak menemukan prasasti yang digurat di atas batu andesit.
Apalagi, sesuai isi prasasti yang dibuat sebelum masa Majapahit, tentu ini menjadi penemuan menarik untuk mengungkap kisah Mpu Sindok, raja terakhir dinasti Sanjaya yang memerintah Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah.
Kemudian Mpu Sindok memindahkan pusat kekuasaan kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur pada tahun 929 M, kemungkinan sebagai akibat dari letusan Gunung Merapi dan/atau invasi dari Sriwijaya.
Saat ini, prasasti tersebut sudah diamankan di Kantor Balai Besar Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur yang ada di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, untuk diteliti lebih dalam. Keterangan sementara pihak BPCB Jawa Timur prasasti itu berisi tentang pembelian tanah di wilayah tersebut oleh raja dengan tiga kati emas.

Meskipun ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan terpotong, prasasti ini merupakan salah satu temuan spektakuler belakangan ini. Sebab, setelah lebih dari dua puluh tahun arkeolog tidak menemukan prasasti yang digurat di atas batu andesit.
Apalagi, sesuai isi prasasti yang dibuat sebelum masa Majapahit, tentu ini menjadi penemuan menarik untuk mengungkap kisah Mpu Sindok, raja terakhir dinasti Sanjaya yang memerintah Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah.
Kemudian Mpu Sindok memindahkan pusat kekuasaan kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur pada tahun 929 M, kemungkinan sebagai akibat dari letusan Gunung Merapi dan/atau invasi dari Sriwijaya.
(wib)
Lihat Juga :