Keunikan Ujung Timur dan Barat Tembok Besar China, Dari Tepi Pantai Berakhir di Tengah Gurun

Sabtu, 12 Februari 2022 - 16:35 WIB
loading...
Keunikan Ujung Timur...
Tembok Besar China dibangun pda abad ke-3 SM hingga abad ke-17 M secara terus menerus di perbatasan utara sebagai proyek pertahanan militer Kekaisaran Tiongkok. Foto/Britanicca
A A A
BEIJING - Tembok Besar China dibangun pda abad ke-3 SM hingga abad ke-17 M secara terus menerus di perbatasan utara sebagai proyek pertahanan militer Kekaisaran Tiongkok. Tembok dengan panjang total lebih dari 20.000 kilometer membentang dari timur di Shanhaiguan di provinsi Hebei dan berakhir barat di Jiayuguan, provinsi Gansu, China .

Tembok Besar sebenarnya terdiri dari banyak tembok, di antaranya sejajar satu sama lain, dibangun selama sekitar dua milenium melintasi China utara dan Mongolia selatan. Versi tembok yang paling luas dan terpelihara dengan baik berasal dari Dinasti Ming (1368–1644).

Tembok ini sering menelusuri puncak bukit dan gunung, sekitar seperempat dari panjangnya hanya terdiri dari penghalang alami seperti sungai dan pegunungan. Hampir semua sisanya (sekitar 70 persen dari total panjang) adalah dinding yang sebenarnya dibangun, dengan bentangan kecil yang tersisa berupa parit atau parit.

“Ini merupakan contoh luar biasa dari arsitektur, teknologi, dan seni militer Tiongkok kuno biasa. Ini mewujudkan signifikansi yang tak tertandingi sebagai simbol nasional untuk menjaga keamanan negara dan rakyatnya,” tulis unesco.org.

Baca juga; Salju Buatan Olimpiade China Jadi Kontroversi, Begini Penampakan Foto Satelit

Secara tradisional, ujung timur Tembok Besar China dikenal sebagai Celah Shanhai (Shanhaiguan), terletak di provinsi Hebei di sepanjang pantai Bo Hai (Teluk Chihli). Panjang tembok, tanpa cabang dan bagian sekunder lainnya, memanjang sejauh 6.700 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved