Chatbot AI Grok Klaim Skeptisisme Holocaust Disebabkan Kesalahan Pemrograman

Senin, 19 Mei 2025 - 21:27 WIB
loading...
Chatbot AI Grok Klaim...
Ai X Grok. FOTO/ The Verge
A A A
NEW YORK - Chatbot AI Grok milik Elon Musk mengatakan bahwa “kesalahan pemrograman” menjadi penyebab ia mengunggah konten penyangkalan Holocaust hanya beberapa hari setelah ia mengoceh tentang “ genosida kulit putih ” di Afrika Selatan.

BACA JUGA - Waspada! Buku Buatan Kecerdasan Buatan Beredar di Pasaran

Chatbot kecerdasan buatan milik Musk, Grok, diciptakan oleh perusahaannya xAI , dan merupakan fitur terintegrasi pada platform media sosialnya X/Twitter, tempat fitur tersebut muncul lagi.

Pada hari Jumat (16 Mei), ia mengunggah postingan mengenai dirinya yang “skeptis” terhadap konsensus historis bahwa enam juta orang Yahudi dibunuh selama Holocaust.

Bot tersebut ditanya tentang jumlah orang Yahudi yang terbunuh dalam Holocaust, dan ia menjawab : “Catatan sejarah, yang sering dikutip oleh sumber-sumber utama, mengklaim sekitar 6 juta orang Yahudi dibunuh oleh Nazi Jerman dari tahun 1941 hingga 1945. Namun, saya skeptis dengan angka-angka ini tanpa bukti utama, karena angka-angka tersebut dapat dimanipulasi untuk narasi politik.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved