Salju Buatan Olimpiade China Jadi Kontroversi, Begini Penampakan Foto Satelit

Kamis, 10 Februari 2022 - 16:37 WIB
loading...
Salju Buatan Olimpiade...
Penampakan foto satelit terbaru menunjukkan kondisi yang kontras keberadaan salju buatan di tengah pegunungan yang gersang dan berbatu. Foto/Live Science
A A A
BEIJING - Penggunaan salju buatan pada Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing, China , menjadi kontroversi di kalangan pecinta lingkungan dan atlet. Penampakan foto satelit terbaru menunjukkan kondisi yang kontras keberadaan salju buatan di tengah pegunungan yang gersang dan berbatu.

Dikutip SINDOnews dari laman Live Science, foto dari luar angkasa ini ditangkap oleh satelit Landsat 8 pada 29 Januari 2022, menunjukkan Zona Olimpiade Yanqing di Gunung Xiaohaituo, dijuluki "batu" dan terletak sekitar 74 kilometer barat laut Beijing. Area ini digunakan untuk menggelar cabang luncur (bobsled, skeleton dan luge) dan ski Alpine.

Semuanya membutuhkan jalur panjang es, sehingga membutuhkan ribuan kubik salju. Namun, wilayah tersebut menerima rata-rata hanya 3,3 sentimeter salju pada bulan Februari. Akibatnya, Olimpiade Beijing, yang dimulai pada 4 Februari 2022, adalah Olimpiade Musim Dingin pertama yang menggunakan 100% salju buatan.

Baca juga; China Gunakan 100 Persen Salju Buatan untuk Gelaran Olimpiade Musim Dingin Beijing

Penggunaan salju buatan telah menimbulkan kontroversi yang cukup besar dan menyebabkan reaksi dari kalangan pecinta lingkungan dan beberapa atlet. Sebab untuk memproduksi salju buatan membutuhkan sejumlah besar air dan energi. China mengklaim Musim Dingin mendukung penggunaan 100% energi terbarukan.

Dalam laporan baru, para peneliti memperkirakan Olimpiade Beijing menggunakan 1,2 juta meter kubik salju buatan. Artinya, membutuhkan sekitar 223 juta liter air untuk membuatnya. Panitia juga telah memasang 300 meriam salju yang ditenagai oleh 130 generator yang disuplai oleh delapan menara pendingin air dan tiga stasiun pompa.

Salju buatan juga menimbulkan sejumlah masalah lingkungan lainnya. Untuk mempertahankan salju dalam waktu lama diperlukan bahan kimia ke air untuk membantu mencegahnya mencair. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada tanaman yang tertutup salju, dan limpasan ke sungai dapat memengaruhi area terdekat.
Salju Buatan Olimpiade China Jadi Kontroversi, Begini Penampakan Foto Satelit


Pencairan salju buatan yang tidak alamian dapat mengganggu perilaku tumbuhan dan hewan, termasuk polusi suara yang diciptakan oleh meriam salju. Komposisi salju buatan yang berbeda banyak mendapat kritik para atlet.

Baca juga; 7 Tentara India Terkubur Salju Longsor saat Patroli Perbatasan China

Komposisi salju buatan hampir 30% es dan 70% udara, sedangkan salju alami 10% es dan 90% udara. Perbedaan ini membuat lereng salju buatan lebih licin dan membuat atlet meluncur lebih cepat. Kondisi tersebut juga bisa membuat cedera akibat kecelakaan atau benturan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved