NASA Tambah Detektor, 700 Asteroid dan 66 Komet Berada Dekat Bumi
Selasa, 08 Februari 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
ATLAS dimulai sebagai susunan hanya dua teleskop di Hawaii, tetapi sekarang telah diperluas untuk mencakup dua teleskop lagi di Belahan Bumi Selatan, yaitu di Chili dan Afrika Selatan untuk memberikan astronom pemandangan langit yang lengkap.
"Bagian penting dari pertahanan planet adalah menemukan asteroid sebelum mereka menemukan kita," Kelly Fast, Manajer Program Observasi Objek Dekat Bumi untuk Kantor Koordinasi Pertahanan Planet NASA .
BACA JUGA: 6 Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu, Nomor 5 Paling Akurat
Fas mengatakan, dengan penambahan dua teleskop ini, ATLAS sekarang mampu menelusuri seluruh langit yang gelap setiap 24 jam. "Ini menjadikannya aset penting bagi upaya berkelanjutan NASA untuk menemukan, melacak, dan memantau NEO," katanya.
Sejak aktif pada tahun 2017, ATLAS telah mendeteksi lebih dari 700 asteroid dekat Bumi dan 66 komet. Dua asteroid yang terdeteksi oleh ATLAS, yaitu 2019 MO dan 2018 LA, benar-benar menghantam Bumi.
"Bagian penting dari pertahanan planet adalah menemukan asteroid sebelum mereka menemukan kita," Kelly Fast, Manajer Program Observasi Objek Dekat Bumi untuk Kantor Koordinasi Pertahanan Planet NASA .
BACA JUGA: 6 Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu, Nomor 5 Paling Akurat
Fas mengatakan, dengan penambahan dua teleskop ini, ATLAS sekarang mampu menelusuri seluruh langit yang gelap setiap 24 jam. "Ini menjadikannya aset penting bagi upaya berkelanjutan NASA untuk menemukan, melacak, dan memantau NEO," katanya.
Sejak aktif pada tahun 2017, ATLAS telah mendeteksi lebih dari 700 asteroid dekat Bumi dan 66 komet. Dua asteroid yang terdeteksi oleh ATLAS, yaitu 2019 MO dan 2018 LA, benar-benar menghantam Bumi.
Lihat Juga :