China Produksi Pesawat Luar Angkasa Baru Berpenumpang Kecepatan Capai 4.180 Km/Jam
Senin, 07 Februari 2022 - 16:49 WIB
loading...
Perusahaan startup China Space Transportation sedang membuat pesawat ruang angkasa terbaru yang mampu membawa penumpang dengan kecepatan lebih dari 4.180 kilomter per jam. Foto/Autoevolution
A
A
A
BEIJING - Perusahaan startup China Space Transportation sedang membuat pesawat ruang angkasa terbaru yang mampu membawa penumpang dengan kecepatan lebih dari 4.180 kilometer per jam (2.600 mil per jam). Pesawat ruang angkasa yang diberi nama Tianxing I-nya akan dipasang pada roket yang diluncurkan secara vertikal, kemudian dilepaskan ketika mencapai ketinggian tertentu.
Perusahaan yang berbasis di Beijing telah mengembangkan Tianxing I sejak tahun 2015. Dilaporkan Daily Mail,Tianxing I bisa menempuh perjalanan dari London ke New York hanya dalam waktu satu jam.
Menurut Space News, keputusan pemerintah China yang membuka peluncuran dan sektor satelit kecil untuk modal swasta. Ini menjadi jalan bagi generasi baru perusahaan kedirgantaraan untuk lebih berkembang.
Baca juga; China Rancang Pesawat Luar Angkasa yang Bisa Lepas Landas dan Mendarat di Bandara
Apalagi pesawat luar angkasa bakal memainkan peran penting di bagi masa depan kedirgantaraan, termasuk di era hipersonik. Bahkan, beberapa dari perusahaan diberi akses ke informasi militer, untuk mengembangkan terobosan teknologi dengan biaya lebih rendah.
Perusahaan yang berbasis di Beijing telah mengembangkan Tianxing I sejak tahun 2015. Dilaporkan Daily Mail,Tianxing I bisa menempuh perjalanan dari London ke New York hanya dalam waktu satu jam.
Menurut Space News, keputusan pemerintah China yang membuka peluncuran dan sektor satelit kecil untuk modal swasta. Ini menjadi jalan bagi generasi baru perusahaan kedirgantaraan untuk lebih berkembang.
Baca juga; China Rancang Pesawat Luar Angkasa yang Bisa Lepas Landas dan Mendarat di Bandara
Apalagi pesawat luar angkasa bakal memainkan peran penting di bagi masa depan kedirgantaraan, termasuk di era hipersonik. Bahkan, beberapa dari perusahaan diberi akses ke informasi militer, untuk mengembangkan terobosan teknologi dengan biaya lebih rendah.

Lihat Juga :