Rusia Upgrade Pengebom Tua Jadi Pesawat Supersonik, Bikin Si Angsa Putih Ngacir Sampai Mach 2+
Sabtu, 05 Februari 2022 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Pabrikan Kazan Aviation Plant [KAPO] melanjutkan dan memperbarui di bidang pengelasan berkas elektron atau pekerjaan titanium. Selain itu, Tu-160M / M2 baru akan memiliki lambung baru yang sepenuhnya dirancang ulang.
Diasumsikan beban yang akan dibawa oleh Tu-160M / M2, berbeda dan dilengkapi kemajuan teknologi terkini. Apalagi pada tahun 2020 pengebom Tu-160 yang lebih tua sudah mampu membawa rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal. Tes kemampuan Tu-160 untuk meluncurkan Kh-47M2 Kinzhal juga berhasil sangat baik.
Para pengamat militer berasumsi bahwa Tu-160M / M2 baru juga akan menjadi pembawa senjata hipersonik. Selain rudal hipersonik, Tu-160M / M2 bisa jadi mampu pembawa berbagai rudal jelajah, serta rudal aero-balistik hipersonik jarak pendek.
Perbedaan antara Tu-160 lama dan baru tidak terlalu besar, beberapa fitur akan dipertahankan. Misalnya, pengembangan kecepatan maksimum Mach 2+ tetap ada, termasuk kecepatan jelajah 960 km/jam. Awak Tu-160 terdiri dari empat orang, yaitu pilot, co-pilot, bombardier, dan petugas sistem pertahanan.
Baca juga; X-44 Manta: Seperti Inikah Penampilan Pesawat Tempur Siluman Baru China?
Tidak diketahui mesin apa yang akan digunakan oleh Tu-160 baru, tetapi versi lama menggunakan mesin Kuznetsov NK-32. Mesin jet turbofan low bypass tiga spul setelah pembakaran, memberikan daya dorong 137,3 kN dan245 kN dengan afterburner.
Diasumsikan beban yang akan dibawa oleh Tu-160M / M2, berbeda dan dilengkapi kemajuan teknologi terkini. Apalagi pada tahun 2020 pengebom Tu-160 yang lebih tua sudah mampu membawa rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal. Tes kemampuan Tu-160 untuk meluncurkan Kh-47M2 Kinzhal juga berhasil sangat baik.
Para pengamat militer berasumsi bahwa Tu-160M / M2 baru juga akan menjadi pembawa senjata hipersonik. Selain rudal hipersonik, Tu-160M / M2 bisa jadi mampu pembawa berbagai rudal jelajah, serta rudal aero-balistik hipersonik jarak pendek.
Perbedaan antara Tu-160 lama dan baru tidak terlalu besar, beberapa fitur akan dipertahankan. Misalnya, pengembangan kecepatan maksimum Mach 2+ tetap ada, termasuk kecepatan jelajah 960 km/jam. Awak Tu-160 terdiri dari empat orang, yaitu pilot, co-pilot, bombardier, dan petugas sistem pertahanan.
Baca juga; X-44 Manta: Seperti Inikah Penampilan Pesawat Tempur Siluman Baru China?
Tidak diketahui mesin apa yang akan digunakan oleh Tu-160 baru, tetapi versi lama menggunakan mesin Kuznetsov NK-32. Mesin jet turbofan low bypass tiga spul setelah pembakaran, memberikan daya dorong 137,3 kN dan245 kN dengan afterburner.
Lihat Juga :