Ahli Geokimia Ungkap Asal-usul Air di Bumi, Ini Penjelasannya
Jum'at, 04 Februari 2022 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Menggunakan batu meteroit Efremovka yang ditemukan di Kazakhstan pada 1962, Aleon dan timnya meneliti asal-usul air di bumi.
Aleon memilih batu meteorit ini karena usianya lebih tua dari bumi, batu Efremovka ini diperkirakan berasal dari 4,57 miliar tahun yang lalu sedangkan bumi diperkirakan berusia 4,54 miliar tahun.
Kemudian tim mengukur kadar air di meteorit menggunakan pencitraan sinar ion terfokus untuk mengidentifikasi dan menyelidiki semua mineral dalam sampel mereka.
BACA JUGA: 20 Game Google Tersembunyi yang Perlu Dicoba, Gratis Kok!
Lalu Aleon membandingkan hasilnya dengan delapan bahan referensi terestrial dengan berbagai kandungan air. Selanjutnya, mereka memeriksa rasio isotop hidrogen dalam meteorit tersebut.
Mineral dan rasio dalam meteorit Efremovka mengungkapkan bahwa, dalam 200.000 tahun pertama sejarah Tata Surya kita, sebelum planetesimal (yaitu benih planet) terbentuk, ada dua reservoir gas besar.
Salah satu reservoir ini berisi gas matahari yang darinya materi di Tata Surya akhirnya mengembun. Sedangkan satu reservoir lainnya mengandung banyak air.
Aleon memilih batu meteorit ini karena usianya lebih tua dari bumi, batu Efremovka ini diperkirakan berasal dari 4,57 miliar tahun yang lalu sedangkan bumi diperkirakan berusia 4,54 miliar tahun.
Kemudian tim mengukur kadar air di meteorit menggunakan pencitraan sinar ion terfokus untuk mengidentifikasi dan menyelidiki semua mineral dalam sampel mereka.
BACA JUGA: 20 Game Google Tersembunyi yang Perlu Dicoba, Gratis Kok!
Lalu Aleon membandingkan hasilnya dengan delapan bahan referensi terestrial dengan berbagai kandungan air. Selanjutnya, mereka memeriksa rasio isotop hidrogen dalam meteorit tersebut.
Mineral dan rasio dalam meteorit Efremovka mengungkapkan bahwa, dalam 200.000 tahun pertama sejarah Tata Surya kita, sebelum planetesimal (yaitu benih planet) terbentuk, ada dua reservoir gas besar.
Salah satu reservoir ini berisi gas matahari yang darinya materi di Tata Surya akhirnya mengembun. Sedangkan satu reservoir lainnya mengandung banyak air.
Lihat Juga :