Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda

Jum'at, 28 Januari 2022 - 14:53 WIB
loading...
Raja Paling Kejam di...
Raja edentik dengan sosok berwibawa, kharismatik, dan mengayomi. Namun, terkadang terdapat raja yang bersikap diktator dalam menjalankan pemerintahannya. Foto/Dok
A A A
Hal yang pertama kali terbayang dari sosok raja ialah berwibawa, kharismatik, dan mengayomi. Namun, terkadang terdapat raja yang bersikap diktator dalam menjalankan pemerintahannya. Hingga akhirnya banyak terjadi pertumpahan darah. Berikut 5 raja yang dianggap paling kejam di dunia.

1. Qin Shi Huang
Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda


Qin Shi Huang merupakan kaisar pertama China dan pendiri dinasti Qin. Qin Shi Huang memerintah selama 36 tahun dari 246 SM hingga 210 SM, dengan menciptakan kemajuan budaya dan intelektual yang cepat. Pembangunan konstruksi terbesarnya kala itu adalah pembangunan Tembok Besar China. Namun di balik kemajuan yang diciptakannya, Qin banyak melakukan penindasan. Qin kerap memberi perintah untuk membunuh para sarjana yang pemikirannya tidak selaras dengannya dan membakar buku-buku yang dianggapnya 'kritis'.

Selain itu, ia memerintahkan membuat mausoleum (makam besar) dengan menampilkan lebih dari 6.000 sosok prajurit terakota seukuran manusia. Orang yang bekerja di mausoleum dibunuh untuk menjaga kerahasiaan makam. Sejumlah tentara militer yang bekerja di pembangunan Tembok Besar China pun banyak yang tewas.
Baca juga; 20 Prajurit Terakota Ditemukan di China, Ada Figur Jenderal dan Kuda Perangnya

2. Caligula
Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda


Caigula lahir pada 12 Masehi. Ia menjadi kaisar Romawi pada tahun 37 M. Pria bernama lengkap Gaius Julius Caesar Augustus Germanicus ini merupakan pemimpin yang selalu membebaskan warga yang dipenjara secara tidak adil. Akan tetapi keadaan itu berubah setelah Caligula jatuh sakit.

Dia menyingkirkan saingan politiknya dengan memaksa orang tua mereka untuk menyaksikan eksekusi dan menyatakan dirinya sebagai dewa yang hidup. Menurut sejarawan Romawi Suetonius, Caligula kerap berhubungan seks dengan saudara perempuannya, membunuh orang, dan menjadikan kudanya sebagai seorang pendeta.
Baca juga; Kaisar Caligula Bangun Benteng Besar di Amsterdam untuk Taklukkan Inggris

3. Attila the Hun
Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda


Attila the Hun berhasil menjadi pemimpin kekaisaran Hunnis (saat ini Hongaria), setelah membunuh saudaranya. Attila memerintah Kekaisaran Hunnis sejak 434-453 Masehi. Attila merupakan kepala suku Hun yang dikenal sangat agresif dan ambisius. Bahkan ia menjadi musuh paling ditakuti bangsa Romawi Barat dan Romawi Timur. Saat pertempuran, Attila selalu menghabisi semua musuhnya, tak terkecuali kaum hawa dan anak-anak.

Attila memperluas Kekaisaran Hunnis ke Jerman, Rusia, Ukraina, dan Balkan. Selain itu, ia juga menginvasi Gaul dengan tujuan untuk menaklukkannya, meskipun ia kalah di pertempuran Dataran Catalaunian. Selama memerintah, Attila selalu mengucapkan kalimat"Di mana saya melintas, rumput tidak akan tumbuh lagi".
Baca juga; Reruntuhan Struktur Kota Romawi Kuno Ditemukan di Inggris

4. Wu Zetian
Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda


Wu Zetian merupakan satu-satunya kaisar perempuan dalam sejarah panjang kekaisaran Tiongkok yang membentang selama 4.000 tahun. Masa pemerintahannya berlangsung pada abad ke-7 Masehi. Selama 15 tahun kekuasaannya, Wu berhasil menyebarkan pengaruh kerajaannyahingga ke Asia Tengah.

Tak ayal, kerajaannya menjadi yang terbesar di dunia pada masa itu. Akan tetapi, di balik keberhasilannya itu, Wu dianggap kaisar yang kejam. Pasalnya ia selalu melenyapkan lawannya dengan memecat, mengasingkan, atau mengeksekusi mereka, tak terkecuali keluarganya sendiri.

5. Genghis Khan
Raja Paling Kejam di Dunia, Nomor 2 Punya Kelainan Seks dan Mati Muda


Pria bernama asli Temujin ini tercatat telah membangun Kekaisaran Mongol pada periode 1206-1227 M. Gaya kepemimpinan Genghis dicirikan dengan sikapnya yang brutal. Sejarawan menunjukkan bahwa Genghis telah membantai warga sipil secara massal.

Salah satu contoh yang paling menonjol adalah ketika dia membantai aristokrat Kekaisaran Khwarezm, menghancurkan kelas penguasa, dan mengambil pekerja tidak terampil untuk digunakan sebagai tameng manusia.

Meski suka menahan musuh, Genghis Khan melarang keras pasukannya untuk menyiksa orang-orang yang ditahan. Sebaliknya, ia merekrut mereka sebagai pasukannya.

*Dilansir dari berbagai sumber
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved