AS Kembangkan Komunikasi Laser Pesawat Tempur dan Satelit, Makin Sulit Dideteksi Lawan

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Ide keseluruhan menggunakan laser sebagai link komunikasi optik yang aman di ruang angkasa bukanlah yang baru. Tautan laser satelit-ke-satelit pertama, setidaknya yang kita ketahui, dibuat antara dua satelit Eropa pada tahun 2001, dan Departemen Pertahanan (DOD) telah memiliki rencana untuk menguji konsep tersebut setidaknya sejak 2020.

Baca juga; Ilmuwan China Ciptakan Laser yang Bisa Dipasang di Satelit

Badan Pengembangan Luar Angkasa Pentagon berencana untuk meluncurkan konstelasi 150 satelit pada tahun 2024, untuk membangun jaringan komunikasi militer yang lebih cepat dan lebih kuat dengan tautan silang laser. DARPA meluncurkan rencana serupa tahun lalu yang dikenal sebagai Space-Based Adaptive Communications Node, atau Space-BACN.

Konstelasi satelit komersial seperti Starlink SpaceX, yang bermitra dengan Angkatan Udara untuk kebutuhan jaringan tempur di masa depan, telah mulai menggunakan tautan laser untuk berkomunikasi satu sama lain di luar angkasa. DOD bahkan telah menggunakan laser untuk mengirim komunikasi antara satelit dan kapal selam. Lockheed Martin juga meneliti konsep tersebut pada awal 1990-an.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved