Penampakan Objek Misterius di Luar Angkasa, Semburkan Energi Raksasa Setiap 20 Menit Bikin Astronom Takut
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
'Transien lambat', seperti supernova, mungkin muncul selama beberapa hari dan menghilang setelah beberapa bulan. 'Transien cepat', seperti jenis bintang neutron yang disebut pulsar, berkedip dan mati dalam waktu sangat cepat, milidetik atau detik.
Namun, menemukan sesuatu yang menyala selama satu menit, benar-benar aneh. Objek itu sangat terang dan lebih kecil dari Matahari, memancarkan gelombang radio yang sangat terpolarisasi—menunjukkan bahwa objek tersebut memiliki medan magnet yang sangat kuat.
Baca juga; Benda Misterius di Sisi Gelap Bulan Akhirnya Terpecahkan
Objek ini ditemukan oleh mahasiswa Curtin University Honors Tyrone O'Doherty menggunakan teleskop Murchison Widefield Array (MWA) di pedalaman Australia Barat. Dr Natasha Hurley-Walker, dari Universitas Curtin dari Pusat Penelitian Astronomi Radio Internasional, mengatakan pengamatan tersebut cocok dengan objek astrofisika yang diprediksi yang disebut 'magnetar periode sangat panjang'.
“Tapi tidak ada yang menyangka akan langsung mendeteksi yang seperti ini. Kami tidak menyangka mereka begitu terang. Entah bagaimana itu mengubah energi magnet menjadi gelombang radio jauh lebih efektif daripada apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya,” katanya dikutip SINDOnews dari laman science20, Kamis (27/1/2022).
Namun, menemukan sesuatu yang menyala selama satu menit, benar-benar aneh. Objek itu sangat terang dan lebih kecil dari Matahari, memancarkan gelombang radio yang sangat terpolarisasi—menunjukkan bahwa objek tersebut memiliki medan magnet yang sangat kuat.
Baca juga; Benda Misterius di Sisi Gelap Bulan Akhirnya Terpecahkan
Objek ini ditemukan oleh mahasiswa Curtin University Honors Tyrone O'Doherty menggunakan teleskop Murchison Widefield Array (MWA) di pedalaman Australia Barat. Dr Natasha Hurley-Walker, dari Universitas Curtin dari Pusat Penelitian Astronomi Radio Internasional, mengatakan pengamatan tersebut cocok dengan objek astrofisika yang diprediksi yang disebut 'magnetar periode sangat panjang'.
“Tapi tidak ada yang menyangka akan langsung mendeteksi yang seperti ini. Kami tidak menyangka mereka begitu terang. Entah bagaimana itu mengubah energi magnet menjadi gelombang radio jauh lebih efektif daripada apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya,” katanya dikutip SINDOnews dari laman science20, Kamis (27/1/2022).
(wib)
Lihat Juga :