NASA Gelar Sayembara Berhadiah Rp14,3 Miliar, Mau Tahu Apa?

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:21 WIB
loading...
NASA Gelar Sayembara...
Astronot NASA sedang melakukan eksperimen menanam cabai di stasiun luar angkasa untuk mengatasi kesulitan makanan dalam misi di bulan dan Mars. Foto/NASA
A A A
WASHINGTON - Menjelang misi ke bulan, NASA masih belum menemukan cara yang tepat untuk menopang kehidupan, terutama makanan bergizi bagi astronot. Untuk memenuhi kebutuhan ini, NASA menawarkan hadiah hingga USD1 juta atau setara Rp14,3 miliar bagi yang punya solusi masalah ini.

Dilansir Express, Rabu (26/1/2022), Badan Antariksa Kanada dan NASA telah menyiapkan hadiah besar bagi orang-orang atau lembaga yang mengetahui cara memberi makan astronot makanan bergizi di luar angkasa selama misi beberapa tahun.

Menurut situs web mereka: “Misi awal bulan akan dimulai dengan menggunakan sistem makanan yang dikemas serupa dengan yang digunakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) hari ini."

Namun memperpanjang durasi misi bulan membutuhkan pengurangan ketergantungan pasokan di Bumi sampai sistem makanan siap.

BACA: NASA Berambisi Bangun Pangkalan Luar Angkasa di Bulan

“Menguji sistem berkelanjutan di bulan yang memenuhi kebutuhan kru adalah langkah mendasar untuk keberlanjutan misi di Mars," kata NASA .

Selain ambisi antarbintang, proyek ini juga akan mengatasi kerawanan pangan, masalah kronis yang mempengaruhi sebagian besar Bumi.

NASA telah lama bergulat dengan masalah makanan dalam ekspedisi luar angkasa multi-tahun. Karena makanan kehilangan nilai gizinya dari waktu ke waktu, makanan kemasan yang khas tidak akan cukup.

Jim Reuter, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA mengatakan, memberi makan astronot dalam waktu lama dalam batasan perjalanan ruang angkasa akan membutuhkan solusi inovatif.

"Menembus batas-batas teknologi pangan akan membuat penjelajah masa depan tetap sehat dan bahkan dapat membantu memberi makan orang-orang di sini di rumah," katanya.

BACA JUGA: Ini Bocoran Fitur Baru WhatsApp yangn Akan Diluncurkan Tahun 2022

NASA percaya bahwa solusi yang diidentifikasi melalui tantangan ini dapat mendukung sistem pangan di lingkungan yang keras di wilayah Arktik, dan juga mendukung produksi pangan yang lebih besar di lingkungan lain yang lebih ringan.

Ini termasuk pusat kota besar di mana pertanian vertikal, pertanian perkotaan dan teknik produksi pangan baru lainnya dapat memainkan peran yang lebih signifikan.

Tim dari seluruh dunia dapat mendaftarkan diri ke kompetisi ini yang batas waktunya adalah 28 Februari 2022.

Selama tahap pertama kompetisi pada Oktober 2021, 18 tim memenangkan total USD450.000 atau setara Rp6,4 miliar untuk mengembangkan teknologi produksi pangan inovatif yang menghasilkan makanan yang aman, enak, berkualitas tinggi, dan bergizi.

BACA JUGA: Fantastis, Harga Merek Vespa Ditaksir Mencapai Rp14,3 Triliun

Beberapa tim mengusulkan teknologi yang membuat produk makanan siap saji, sementara beberapa adalah roti dan bubuk dehidrasi.

Beberapa tim bahkan menghasilkan ide-ide inovatif seperti tanaman budidaya, jamur, atau makanan rekayasa seperti daging budidaya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Astronot NASA Siap Tinggalkan...
Astronot NASA Siap Tinggalkan ISS karena Masalah Kesehatan
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Sahabat Miliarder Elon...
Sahabat Miliarder Elon Musk Mengambil Alih NASA, Janjikan Ini
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved