NASA Gelar Sayembara Berhadiah Rp14,3 Miliar, Mau Tahu Apa?
Rabu, 26 Januari 2022 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Selain ambisi antarbintang, proyek ini juga akan mengatasi kerawanan pangan, masalah kronis yang mempengaruhi sebagian besar Bumi.
NASA telah lama bergulat dengan masalah makanan dalam ekspedisi luar angkasa multi-tahun. Karena makanan kehilangan nilai gizinya dari waktu ke waktu, makanan kemasan yang khas tidak akan cukup.
Jim Reuter, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA mengatakan, memberi makan astronot dalam waktu lama dalam batasan perjalanan ruang angkasa akan membutuhkan solusi inovatif.
"Menembus batas-batas teknologi pangan akan membuat penjelajah masa depan tetap sehat dan bahkan dapat membantu memberi makan orang-orang di sini di rumah," katanya.
BACA JUGA: Ini Bocoran Fitur Baru WhatsApp yangn Akan Diluncurkan Tahun 2022
NASA percaya bahwa solusi yang diidentifikasi melalui tantangan ini dapat mendukung sistem pangan di lingkungan yang keras di wilayah Arktik, dan juga mendukung produksi pangan yang lebih besar di lingkungan lain yang lebih ringan.
NASA telah lama bergulat dengan masalah makanan dalam ekspedisi luar angkasa multi-tahun. Karena makanan kehilangan nilai gizinya dari waktu ke waktu, makanan kemasan yang khas tidak akan cukup.
Jim Reuter, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA mengatakan, memberi makan astronot dalam waktu lama dalam batasan perjalanan ruang angkasa akan membutuhkan solusi inovatif.
"Menembus batas-batas teknologi pangan akan membuat penjelajah masa depan tetap sehat dan bahkan dapat membantu memberi makan orang-orang di sini di rumah," katanya.
BACA JUGA: Ini Bocoran Fitur Baru WhatsApp yangn Akan Diluncurkan Tahun 2022
NASA percaya bahwa solusi yang diidentifikasi melalui tantangan ini dapat mendukung sistem pangan di lingkungan yang keras di wilayah Arktik, dan juga mendukung produksi pangan yang lebih besar di lingkungan lain yang lebih ringan.
Lihat Juga :