Fosil Bunga berusia 164 Juta Tahun Ditemukan di China
Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak ahli paleobotani terkejut dengan fosil ini karena sangat berbeda dari apa yang dinyatakan dalam buku," ujar Xin Wang, kepada Live Science, Jumat (21/1/2022).
BACA: Ini Cara Agar Tidak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin
Fosil yang baru ditemukan ini bukanlah fosil tertua yang pernah ditemukan. Pada tahun 2018, para peneliti menemukan fosil bunga berusia 174 juta tahun dari tanaman dalam genus Nanjinganthus di China.
Namun, beberapa peneliti mempertanyakan apakah Nanjinganthus benar-benar dapat dianggap sebagai angiosperma karena bunganya tidak cukup kompleks untuk membedakannya.
"Sedangkan kuncup bunga dari fosil yang baru ditemukan ini jelas merupakan angiosperma," katanya.
Wang percaya bahwa beberapa genera tanaman lain yang diketahui dari periode Jurassic, termasuk Nanjinganthus, Juraherba, Yuhania, Jurafructus, Xingxueanthus dan Schmeissneria, juga berpotensi menjadi angiospermae.
BACA: Ini Cara Agar Tidak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin
Fosil yang baru ditemukan ini bukanlah fosil tertua yang pernah ditemukan. Pada tahun 2018, para peneliti menemukan fosil bunga berusia 174 juta tahun dari tanaman dalam genus Nanjinganthus di China.
Namun, beberapa peneliti mempertanyakan apakah Nanjinganthus benar-benar dapat dianggap sebagai angiosperma karena bunganya tidak cukup kompleks untuk membedakannya.
"Sedangkan kuncup bunga dari fosil yang baru ditemukan ini jelas merupakan angiosperma," katanya.
Wang percaya bahwa beberapa genera tanaman lain yang diketahui dari periode Jurassic, termasuk Nanjinganthus, Juraherba, Yuhania, Jurafructus, Xingxueanthus dan Schmeissneria, juga berpotensi menjadi angiospermae.
Lihat Juga :