Tak Hanya Covid-19, Serangan Siber Juga Jadi Pandemi di 2021

Selasa, 28 Desember 2021 - 06:49 WIB
loading...
Tak Hanya Covid-19,...
Tahun 2021 disebut tahun terburuk dalam hal jumlah dan dampak serangan siber di dunia. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Tahun 2021 disebut sebagai tahun terburuk dalam hal keamanan siber . Tidak hanya untuk perusahaan, tapi juga negara termasuk Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam laporan Acronis Cyberthreats Report 2022 . ”Saat ini negara di dunia sedang berjuang untuk pandemi siber secara global,” ujar VP Penelitian Perlindungan Cyber Acronis Candid Wuest.


Laporan Acronis Cyberthreats Report 2022 menunjukkan bahwa selama paruh kedua 2021 hanya 20% perusahaan yang mengatakan tidak pernah mendapat serangan siber. Tahun lalu, ada 32% perusahaan yang mengaku aman. ”Ini menunjukkan frekuensi serangan meningkat secara drastis,” beber Candid.

Selain itu, Candid menyebut bahwa serangan siber yang ada sekarang sifatnya lebih destruktif. ”Contohnya serangan terhadap SolarWinds dan Kaseya VSA di awal 2021 yang bisa melumpuhkan ratusan atau ribuan UKM,” sebut Candid, yang mengatakan bahwa perusahaan layanan managed service provider (MSP) lebih berisiko.

Ibarat Mesin yang Diberi Pelumas
Mengapa industri kejahatan siber sekarang lebih berbahaya? Candid mengatakan, saat ini kejahatan siber ibarat mesin yang diberi pelumas dengan baik.

”Para penjahat menggunakan kecerdasan cloud dan kecerdasan mesin untuk mengukur dan mengotomatisasi operasi mereka. Saat deretan ancaman terus berkembang, kami melihat bahwa vektor serangan utamanya tetap sama dan masih bekerja dengan baik,” katanya.

Menurutnya, di 2022, perlindungan siber otomatis adalah satu-satunya jalan untuk mengurangi risiko dan biaya lebih rendah.
Apalagi, menurut Acronis, banyak orang dan perusahaan di Indonesia masih tidak menggunakan alat perlindungan cyber apa pun.

Serangan MalwarePaling Banyak
Serangan malware tetap terbesar dan jadi fenomena global. Menurut penelitian Acronis, negara-negara seperti Taiwan, Singapura, Tiongkok, dan Brasil memiliki tingkat deteksi malware lebih dari 50%.

Selanjutnya, ada serangan ransomware. Uni Emirat Arab berada di peringkat 33 dunia, bertanggung jawab atas 0,3% dari semua ransomware dan meningkat 63% dari Oktober 2021. Afrika Selatan berada di peringkat ke-30 dunia, bertanggung jawab atas 0,4% dari semua deteksi dan meningkat 64% dari Oktober 2021. Serangan ransomware juga meningkat di Asia Pasifik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Masuk dan Keluar...
Cara Masuk dan Keluar Fastboot Xiaomi Redmi Note 7
Kolaborasi Pemerintah...
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Adalah Kunci Perkuat Ketahanan Siber
Waduh! Harley-Davidson...
Waduh! Harley-Davidson Kena Hack, Data 66 Ribu Pelanggan Melayang!
Heboh, Hacker China...
Heboh, Hacker China Berhasil Curi Data dan Sadap Jutaan Warga Amerika!
Hacker Jahil Berulah,...
Hacker Jahil Berulah, Maskapai Japan Airlines Jadi Korban: Sistem Lumpuh, Penerbangan Ditunda
Ransomware: Ancaman...
Ransomware: Ancaman Nyata di 2025, Bagaimana Organisasi di Indonesia Melindungi Diri?
Waspada! 467.000 File...
Waspada! 467.000 File Berbahaya Menyerang Setiap Hari di 2024!
Waspada! Spyware Pegasus...
Waspada! Spyware Pegasus Buatan Israel Menyebar Luas, Data Anda Terancam!
24 Juta Insiden Siber...
24 Juta Insiden Siber Guncang Asia Tenggara dalam 6 Bulan Terakhir
Rekomendasi
Handal atau Andal, Mana...
Handal atau Andal, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
Hujan Deras, Pemudik...
Hujan Deras, Pemudik Terjebak Banjir di Jalan Arteri Gedebage Bandung
Trailer Superman Karya...
Trailer Superman Karya James Gunn Tuai Pro Kontra, Krypto Picu Perdebatan
Berita Terkini
Raksasa Teknologi Terguncang:...
Raksasa Teknologi Terguncang: Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
8 jam yang lalu
Perbandingan Nintendo...
Perbandingan Nintendo Switch 2 dan Nintendo Switch: Harga, Spesifikasi, Desain, dan Fitur
10 jam yang lalu
Inilah Rusa Kutub Belang...
Inilah Rusa Kutub Belang Langka Norwegia yang Menghebohkan Dunia
10 jam yang lalu
Fosil Hewan Tertua di...
Fosil Hewan Tertua di Dunia Dickinsonia Ini Berumur 558 Juta Tahun!
12 jam yang lalu
Daftar Terlengkap Game...
Daftar Terlengkap Game Nintendo Switch 2 2025: Tanggal Rilis, Harga, dan Fitur
13 jam yang lalu
Alasan Jangan FOMO Pre-Order...
Alasan Jangan FOMO Pre-Order Nintendo Switch 2 Sekarang!
14 jam yang lalu
Infografis
4 Negara di Eropa Diprediksi...
4 Negara di Eropa Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved