Merger Dinilai Bentuk Komitmen Operator Maksimalkan Layanan

Senin, 27 Desember 2021 - 13:40 WIB
loading...
A A A
Proses merger yang direstui oleh Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada 5 November 2021 menetapkan beberapa syarat, salah satunya adalah Indosat dan Tri wajib mengembalikan pita frekuensi selebar 10 MHz di spektrum 2.100 MHz (2,1 GHz) kepada pemerintah. Syarat ini tertuang dalam surat persetujuan prinsip penggabungan Indosat-Tri yang diteken oleh Menkominfo Johhny G. Plate pada 5 November 2021.

Dalam proses merger ini, pemerintah bertindak seperti ‘wasit’, yakni berusaha menciptakan keseimbangan di industri telekomunikasi. Meski demikian, kebijakan yang mengharuskan Indosat-Tri mengembalikan frekuensi ke pemerintah, justru menimbulkan pertanyaan besar. Haruskah frekuensi dikembalikan ke pemerintah?

Yang pasti, “Merger Indosat dan Tri bisa mendorong efesiensi industri telekomunikasi dan mempercepat transformasi digital di Indonesia. Hal ini sejalan dengan UU Cipta Kerja sektor Postelsiar mendorong agar terjadinya efesiensi pemanfaatan sumber daya spektrum, sharing infrastruktur dan tata kelola tarif (batas atas dan batas bawah),” ujar Ditha Wiradiputra, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Persaingan dan kebijakan Usaha Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKPU-FHUI).

Ada beberapa hal yang menjadi alasan utama bagi perusahaan melakukan suatu merger (hasil survei Deloitte). Pertama, akusisi teknologi. Kedua, memperluas basis konsumen pada pasar. Ketiga, meningkatkan variasi produk yang ditawarkan. Keempat, memasuki pasar yang baru, memperoleh SDM ahli, dan meningkatkan kemampuan investasi terhadap teknologi seperti artifisial intelligence.

Bagi operator telekomunikasi, merger dilakukan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban dalam membiayai pembangunan infrastruktur yang membutuhkan biaya besar. Dengan merger, membantu operator lebih mudah mendapatkan lisensi, memperluas keunggulan jaringan telekomunikasi, menambah cakupan konsumen dan juga produk jasa telekomunikasi.

Di sisi lain, langkah merger ini juga akan mempercepat implementasi akses 5G bagi pelanggan yang telah diluncurkan. Karena jaringan 5G ini membutuhkan bandwith yang cukup besar dibandingkan jaringan 4G. Hal ini bisa dilakukan salah satunya dengan merger. Tak hanya menyatukan dua provider, tapi juga sekaligus menyatukan frekuensi yang mereka miliki.

Meski demikian, proses merger Indosat-Tri ini ini bukan tanpa hambatan. Proses konsolidasi yang maju-mundur, memunculkan ketidakpastian yang berdampak di pasar modal, yang membuat pelaku pasar melakukan aksi jual maupun aksi beli tanpa ada kepastian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Registrasi Kartu...
Cara Registrasi Kartu Indosat Ooredoo bagi Pengguna Baru: Panduan Lengkap dan Mudah
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, AI Experience Center Diluncurkan di Solo Teknopark
Kecepatan Internet di...
Kecepatan Internet di Indonesia: Telkomsel Memimpin, Bali dan Makassar Tercepat
Perbandingan Harga Paket...
Perbandingan Harga Paket Internet Starlink Vs Indosat
6 Cara Cek Pulsa Indosat,...
6 Cara Cek Pulsa Indosat, Ternyata Sangat Mudah!
Cara Mengecek Umur Kartu...
Cara Mengecek Umur Kartu Indosat, Mudah dan Cepat
RUPST ISAT Setujui Pembagian...
RUPST ISAT Setujui Pembagian Deviden Sebesar Rp 3,57 Triliun
Indosat Hadirkan Layanan...
Indosat Hadirkan Layanan dan Paket Roaming untuk Jemaah Haji di Wilayah JAYA
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri
Rekomendasi
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved