Negara Ini Paling Kekurangan Air di Dunia

Selasa, 21 Desember 2021 - 11:55 WIB
loading...
Negara Ini Paling Kekurangan...
Rupanya ada beberapa negara di dunia yang tengah dalam kondisi krisis atau bahkan kelangkaan air. Foto/PXhere
A A A
JAKARTA - Air adalah sumber kehidupan dan kebutuhan pokok bagi tiap individu sehingga negara harus bisa memanajemen sumber kehidupan ini untuk rakyatnya. Namun karena kondisi geografis dan cuaca di setiap negara berbeda membuat ketersediaan air menjadi sedikit sulit.

Rupanya ada beberapa negara di dunia yang tengah dalam kondisi krisis atau bahkan kelangkaan air. Bahkan ada negara yang sudah mengalami krisis air selama bertahun-tahun. Berikut daftar negara yang mengalami krisis air :

1. Qatar

Mengutip data World Resource Institute’s Aqueduct Water Risk Atlas yang dipublikasikan oleh situs berita Bloomberg, Qatar menduduki peringkat pertama negara yang memiliki risiko kekurangan air tertinggi, dengan skor 4,97.

BACA: Dilanda Kekeringan, Yordania Akan Membangun Pabrik Desalinasi Laut Merah

Qatar sangat kekurangan pasokan air tawar, salah satunya karena curah hujan yang minim setiap tahunnya. Ditambah, negara ini juga memiliki danau dan sungai yang sangat sedikit.

2. Israel

Dengan skor 4,82, negara ini juga memiliki risiko kekurangan air bersih yang sangat tinggi. Mengutip laman resmi Departemen Luar Negeri Israel, negara ini sudah mengalami krisis air selama bertahun-tahun.

Kondisi ini dirasa semakin parah dalam 4 tahun terakhir, apalagi menjelang musim panas. Pemerintah khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakatnya.

Pemerintah Israel menyebut, penyebab kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh manusia. Peningkatan kebutuhan air meningkat, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan standar hidup yang juga melesat.

Disebutkan, sektor pertanian merupakan lini yang paling parah terdampak dan cukup menderita akibat kelangkaan air ini. Sebab, alokasi air untuk bidang pertanian sangat dibatasi. Hal ini tentunya berdampak pada produksi pertanian yang tidak maksimal.

3. Libanon

Memiliki skor yang sama dengan Israel, Lebanon juga masuk dalam negara yang berisiko kekurangan air . Kelangkaan air di negara itu disebabkan oleh krisis ekonomi dan gejolak politik.

Kurangnya sumber dana menyebabkan proses pemompaan air bagi masyarakat terbatas. Masyarakat pun memiliki kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Wilayah yang paling parah mengalami krisis air bersih adalah Baalbek-Hermel dan Bekaa. Keduanya diisi oleh sekitar 40% pengungsi Suriah.

4. Yordania

Satu lagi negara yang mengalami kelangkaan air parah adalah Yordania. Menurut data yang ada pada Bloomberg, skor Yordania adalah 4,56 dan termasuk memiliki peluang kelangkaan air yang sangat besar.

BACA JUGA: Apple Tunda Karyawan Masuk Kantor dan Beri Bonus Rp14 Juta

Unicef menyebut, sumber daya air terbarukan di negara itu kurang dari 100 meter kubik per orang. Padahal, ambang batasnya adalah 500 meter kubik per orang.

Di wilayah perkotaan Yordania, masyarakat bisa mengakses air sekitar seminggu sekali. Sementara itu, bagi mereka yang tinggal di desa lebih sulit lagi.

Dalam 2 minggu, mereka belum tentu bisa sekali pun mendapatkan air. apalagi selama musim panas. Dalam beberapa tahun terakhir, kelangkaan air di Yordania semakin parah. Sebab, tingkat pertumbuhan penduduknya semakin tinggi dan sektor industri serta pertanian semakin masif.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Rekomendasi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved