Waspada Omicron, Pengunjung Apple Store Kembali Wajib Gunakan Masker
Rabu, 15 Desember 2021 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan bahwa Omicron menyebar lebih cepat dibandingkan jenis Covid-19 sebelumnya.
”Bahkan jika pun dampak Omicron tidak terlalu parah, namun jumlah kasus yang banyak akan bisa memicu kembali penumpukan pasien di Rumah Sakit,” ujar Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Pada awal pekan ini, strain omicron mewakili sekitar 3,0 persen dari semua kasus Covid-19 di Amerika atau naik dari 0,4 persen pada minggu sebelumnya.
Situasi pandemi yang tidak dapat diprediksi membuat Apple lebih dinamis dalam mengubah aturan di gerai ritel mereka. Yang jelas, jika ada lonjakan baru Covid-19 di Amerika akan berdampak terhadap laba perusahan karena di akhir tahun konsumen Amerika sedang giat-giatnya berbelanja.
”Bahkan jika pun dampak Omicron tidak terlalu parah, namun jumlah kasus yang banyak akan bisa memicu kembali penumpukan pasien di Rumah Sakit,” ujar Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Pada awal pekan ini, strain omicron mewakili sekitar 3,0 persen dari semua kasus Covid-19 di Amerika atau naik dari 0,4 persen pada minggu sebelumnya.
Situasi pandemi yang tidak dapat diprediksi membuat Apple lebih dinamis dalam mengubah aturan di gerai ritel mereka. Yang jelas, jika ada lonjakan baru Covid-19 di Amerika akan berdampak terhadap laba perusahan karena di akhir tahun konsumen Amerika sedang giat-giatnya berbelanja.
(dan)
Lihat Juga :