Semut Ternyata Punya Media Sosial seperti Manusia

Kamis, 09 Desember 2021 - 09:02 WIB
loading...
Semut Ternyata Punya...
Peneliti mengungkap bahwa semut punya media sosial seperti manusia. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Baru-baru ini seorang ilmuwan mengungkap bahwa semut memiliki media sosial atau jejaring sosial seperti halnya manusia. Bahkan sistem Medsos semut lebih canggih dari bikinian manusia.

Adria LeBoeuf, asisten profesor dan pemimpin Laboratorium Cairan Sosial di Universitas Fribourg di Swiss mengungkap jika manusia alih-alih bertukar informasi melalui posting dan komentar, mereka memuntahkan cairan ke mulut satu sama lain.

BACA JUGA - Dinilai Tak Mampu Blokir Ujaran Kebencian, Pengungsi Rohingya Gugat Facebook

mengatakan sebagian besar serangga memiliki usus depan, usus tengah, dan usus belakang. "Namun, untuk serangga sosial, usus depan telah menjadi semacam 'perut sosial,'" kata LeBoeuf, penulis utama studi baru yang menjelaskan temuan tersebut. Temuan ini dipublikasikan 2 November di jurnal eLife.

Dia menambahkan isi usus tengah dan usus belakang dicerna, sedangkan isi usus depan dimaksudkan untuk dibagikan,

Trophallaxis, atau tindakan memuntahkan makanan ke dalam mulut organisme lain, sangat umum pada spesies yang sangat sosial seperti semut.

Selama peristiwa trofalaksis, nutrisi dan protein diteruskan dari perut sosial satu individu ke perut lainnya, dan melalui serangkaian pertukaran ini, semut menciptakan "sistem peredaran darah sosial" yang menghubungkan setiap anggota koloni.

Semut kayu (Camponotus) terus-menerus memberikan nutrisi ini satu sama lain dengan cara ini. “Jika Anda melihat satu koloni, dalam satu menit Anda mungkin melihat 20 peristiwa trofalaksis," kata LeBoeuf kepada Live Science.

"Sekitar lima tahun lalu, kami menerbitkan sebuah makalah yang mengkarakterisasi fakta bahwa ketika semut melakukan trophallaxis, mereka tidak hanya membagi makanan eksternal," kata LeBoeuf, mengacu pada laporan tahun 2016 di jurnal eLife.

"Mereka membagikan hormon, isyarat pengenalan teman sesarang, RNA kecil, dan segala macam hal lainnya."

Jadi, dengan memuntahkan mulut satu sama lain, semut tidak hanya bertukar nutrisi, tulis para penulis penelitian. Sebaliknya, semut menciptakan jaringan sosial pencernaan di mana energi dan informasi beredar terus-menerus di seluruh koloni untuk dikumpulkan oleh individu yang membutuhkan sumber daya ini.

Lebouf menganggap koloni semut bukan sebagai kumpulan semut individu, tetapi sebagai "superorganisme kolonial", di mana koloni pada dasarnya berfungsi seolah-olah itu adalah tubuh.

Sama seperti bagaimana tubuh memiliki jaringan dan organ yang melakukan pekerjaan untuk mendukung tujuan bersama, kelompok semut dengan pekerjaan yang berbeda dapat dianggap sebagai jaringan dan organ superorganisme.

Peran individu semut dalam koloni juga dapat ditentukan oleh isi perut sosialnya. Apa yang disebut semut perawat yang merawat anak semut cenderung memiliki jumlah protein anti-penuaan yang lebih tinggi daripada anggota koloni lainnya. Ini untuk memastikan bahwa mereka bertahan hidup untuk merawat generasi mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Rekomendasi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved