Google Dicurigai Loloskan Malware Mirip Tuyul dan Babi Ngepet
Kamis, 02 Desember 2021 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Aplikasi ini dilaporkan menarik pengguna dengan menawarkan konten tambahan melalui pembaruan pihak ketiga tersebut. “Dalam beberapa kasus, operator malware dikatakan telah memicu pembaruan berbahaya secara manual setelah melacak lokasi geografis perangkat yang terinfeksi,” katanya.
Aplikasi tersebut sering kali dilengkapi dengan fungsi yang diiklankan untuk menghindari kecurigaan pengguna, dan anehnya itu semua berhasil melewati deteksi oleh toko aplikasi Google Play.
Dari empat keluarga malware salah satunya Anatsa, yang telah diinstal oleh lebih dari 200.000 pengguna Android.
Mengutip ZDNet, malware Anatsa aktif sejak Januari. Para peneliti dapat mengidentifikasi enam aplikasi berbahaya berbeda yang dirancang untuk mengirimkan malware.
Salah satu aplikasi ini adalah pemindai kode QR, yang telah dipasang oleh 50.000 pengguna, dan halaman unduhan menampilkan sejumlah besar ulasan positif, tentu saja hal ini dapat mendorong orang untuk mengunduh aplikasi.
Aplikasi tersebut sering kali dilengkapi dengan fungsi yang diiklankan untuk menghindari kecurigaan pengguna, dan anehnya itu semua berhasil melewati deteksi oleh toko aplikasi Google Play.
Dari empat keluarga malware salah satunya Anatsa, yang telah diinstal oleh lebih dari 200.000 pengguna Android.
Mengutip ZDNet, malware Anatsa aktif sejak Januari. Para peneliti dapat mengidentifikasi enam aplikasi berbahaya berbeda yang dirancang untuk mengirimkan malware.
Salah satu aplikasi ini adalah pemindai kode QR, yang telah dipasang oleh 50.000 pengguna, dan halaman unduhan menampilkan sejumlah besar ulasan positif, tentu saja hal ini dapat mendorong orang untuk mengunduh aplikasi.
Lihat Juga :