Diminta Waspada, WHO Pastikan Korban Omicron Lebih Banyak Usia Muda

Rabu, 01 Desember 2021 - 17:06 WIB
loading...
Diminta Waspada, WHO...
Mutasi COVID-19 terbaru diklaim lebih menakutkan dari Varian Delta. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak dapat memastikan apakah varian baru Covid-19, Omicron l ebih menular daripada varian lain atau dapat menyebabkan komplikasi yang lebih kronis.WHO meminta usia muda untuk lebih waspada pasalnya korban Omicron yang paling banyak kaum muda.

Menurut WHO dalam sebuah pernyataan, data awal menunjukkan ada peningkatan angka rawat inap di Afrika Selatan.

Baca Juga - Omicron Bakal Jadi Gelombang Baru, Prediksi Bill Gates Terbukti Lagi?

Namun, peningkatan tersebut tak bisa dipastikan karena peningkatan kasus infeksi Covid-19 biasa atau Omicron.

WHO juga menegaskan kembali bahwa bukti awal menunjukkan bahwa mungkin ada risiko infeksi ulang yang lebih tinggi sebagai akibat dari varian tersebut.

“WHO sekarang bekerja keras untuk memahami lebih lanjut tentang efek Omicron pada manusia dan metode untuk mengurangi tingkat infeksinya. Sejauh ini, belum ada informasi yang menunjukkan gejala Omicron berbeda dengan varian Covid-19 lainnya," kata pernyataan resmi mereka di website resmi WHO.

Selain itu, WHO juga menginformasikan, laporan awal menunjukkan bahwa infeksi Omicron melibatkan banyak mahasiswa dan orang muda tidak mungkin mengalami komplikasi serius.

Sementara itu, tes smear Polymerase Chain Reaction (PCR) masih dapat mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh Omicron.

JENEWA: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak dapat memastikan apakah varian baru Covid-19, Omicron lebih menular daripada varian lain atau dapat menyebabkan komplikasi yang lebih kronis. Namun WHO menegaskan Omicorn telah menyerang usia muda

Menurut WHO dalam sebuah pernyataan, data awal menunjukkan ada peningkatan angka rawat inap di Afrika Selatan.

Namun, peningkatan tersebut mungkin karena peningkatan kasus infeksi Covid-19, bukan khusus untuk Omicron.

WHO juga menegaskan kembali bahwa bukti awal menunjukkan bahwa mungkin ada risiko infeksi ulang yang lebih tinggi sebagai akibat dari varian tersebut.

“WHO sekarang bekerja keras untuk memahami lebih lanjut tentang efek Omicron pada manusia dan metode untuk mengurangi tingkat infeksinya,''

"Sejauh ini, belum ada informasi yang menunjukkan gejala Omicron berbeda dengan varian Covid-19 lainnya," kata pernyataan itu.

Selain itu, WHO juga menginformasikan, laporan awal menunjukkan bahwa infeksi Omicron melibatkan banyak mahasiswa dan orang muda tidak mungkin mengalami komplikasi serius.

Sementara itu, tes smear Polymerase Chain Reaction (PCR) masih dapat mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh Omicron.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Riset WHO: Lebih dari...
Riset WHO: Lebih dari 7,2 Juta Orang Berisiko Tenggelam pada 2050
WHO Pastikan Ponsel...
WHO Pastikan Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker, Ini Riset Ilmiahnya
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
Berita Terkini
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Infografis
Usia 30-59 Tahun Paling...
Usia 30-59 Tahun Paling Banyak Jadi Korban Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved