Twitter Dibikin Lemot oleh Rusia karena Unggahan Konten Ilegal

Senin, 29 November 2021 - 19:51 WIB
loading...
Twitter Dibikin Lemot...
Roskomnadzor berjanji akan terus memberi sanksi berupa perlambatan kecepatan Twitter pada perangkat seluler sampai semua konten yang dianggap ilegal dihapus. Foto/dok
A A A
MOSKOW - Regulator Komunikasi Rusia, Roskomnadzor berjanji akan terus memberi sanksi berupa perlambatan kecepatan Twitter pada perangkat seluler sampai semua konten yang dianggap ilegal dihapus. Roskomnadzor mengatakan saat ini masih sekitar ratusan konten yang belum dihapus.

Dikutip dari Reuters, Senin (29/11/2021), Roskomnadzor telah mengambil langkah tegas untuk Twitter dengan memperlambat akses dan denda untuk pelanggaran konten.

Selain itu, Roskomnadzor juga meminta perusahaan asing memiliki kantor perwakilan resmi di Rusia untuk menyimpan data pribadi warga Rusia di wilayahnya.

BACA: Cara Download Video di Twitter tanpa Aplikasi Tambahan

Sejak Maret 2021, Twitter telah mengalami perlambatan jaringan sebagai sanksi Rusia karena dianggap telah membiarkan postingan ilegal, seperti postingan yang berisi pornografi anak, informasi penyalahgunaan narkoba, dan postingan yang dianggap berbahaya lainnya.

Mengenai tuduhan itu, Twitter membantah mengizinkan platformnya digunakan untuk mempromosikan perilaku ilegal. Dikatakannya, Twitter memiliki kebijakan toleransi nol untuk eksploitasi seksual anak dan melarang promosi bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

Roskomnadzor mengatakan, Twitter telah didenda hingga USD511.900 tahun ini karena secara sistematis mengabaikan permintaan untuk menghapus materi yang dilarang sejak 2014.

Saat ini, Roskomnadzor mengakui kalau Twitter telah menghapus lebih dari 90% postingan ilegal. "Sekarang masih ada 761 unggahan yang tidak terhapus," kata Roskomnadzor menanggapi pertanyaan Reuters.

BACA JUGA: 5 Hewan Langka yang Harus Kamu Lihat Sebelum Punah

Roskomnadzor berjanji akan menormalkan akses Twitter jika sudah menghapus seluruh materi terlarang yang terdeteksi oleh pihaknya.

Roskomnadzor juga akan memberikan denda pada omset tahunan Google Alphabet (GOOGL.O) dan Facebook (FB.O) di Rusia karena pelanggaran hukum berulang.

"Kami juga menegaskan kembali bahwa jejaring sosial Twitter telah berulang kali dinyatakan bersalah oleh pengadilan Rusia karena melakukan pelanggaran administratif," kata Roskomnadzor.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved