5 Pesawat Ruang Angkasa dengan Misi Menabrak Objek di Antariksa untuk Sains

Kamis, 25 November 2021 - 20:51 WIB
loading...
A A A
Pada 25 Desember 2004, Wahana Huygens berpisah dari pengorbit dan mendarat di satelit Saturnus (Titan) pada 14 Januari 2005. Huygens mengirim informasi tentang Titan kepada ilmuwan untuk dipelajari. Kemudian pada 15 September 2017, wahana antariksa Cassini sengaja dibuang melalui kejatuhan terkendali ke atmosfer Saturnus, sekaligus mengakhiri misinya yang berlangsung hampir dua dekade.

Metode ini dipilih untuk mencegah kontaminasi biologis dari salah satu bulan Saturnus. Faktor-faktor lain adalah jumlah bahan bakar roket yang tersisa, kesehatan pesawat ruang angkasa, dan pendanaan untuk operasi di Bumi. (Baca juga; Ini Kehebatan Satelit Militer Rusia, Mampu Deteksi Penembakan Rudal Balistik )

Selama enam bulan terakhir penjelajahan Cassini di atmosfer Saturnus mendapatkan data baru tentang Saturnus yang tidak dapat pesawat ruang angkasa sebelumnya. Data ini membuat para ilmuwan mampu menghitung massa cincin Saturnus, untuk mengkonfirmasi fenomena hujan cincin, menentukan sumbu rotasi dan magnet Saturnus.

5. Hayabusa2 Tembak Asteroid Ryugu Tahun 2019
5 Pesawat Ruang Angkasa dengan Misi Menabrak Objek di Antariksa untuk Sains

Hayabusa2 adalah sebuah misi lanjutan untuk dari misi Hayabusa yang lakukan Lembaga Ruang Angkasa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Hayabusa2 memiliki teknologi lebih canggih dibanding dengan misi Hayabusa sebelumnya. Selain dilengkapi dengan teknologi peledak Small Carry-on Impactor juga disertai 1 robot pendarat dan 3 robot penjelajah.

Misi Hayabusa2 mengambil sampel batuan asteroid Ryugu yang berjarak 300.000 kilometer dari bumi pada April 2019. Hayabusa2 melakukan penembakan dengan bahan peledak ke asteroid untuk mengambil sampel dan foto puing-puing akibat dampak tumbukan.

Hayabusa2 juga mengambil sampel batuan dari permukaan asteroid setelah tumbukan dan dari dalam kawah yang tercipta dari proses penembakan. Sampel tersebut kemudian dikumpulkan dalam kargo dan dibawa ke Bumi pada Desember 2020. (Baca juga; AS Rilis Gambar dan Video Penampakan Puing-Puing Satelit Rusia yang Hancur Ditembak Rudal )

Hayabusa2 membawa 5,4 gram tanah asteroid dari target awalnya adalah 0,1 gram. Hayabusa2 pada Juni 2018 mencapai asteroid Ryugu dua kali untuk mengambil sampel batuan di bagian permukaan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved