Zebra Itu Berkulit Hitam Bergaris Putih, atau Berkulit Putih dengan Strip Hitam?
Senin, 22 November 2021 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dari penelitian terhadap tikus belang Afrika (Rhabdomys pumilio), yang memiliki pola garis terang dan gelap di sepanjang tubuhnya,diketahui ini dipengaruhi oleh gen Alx3. Dalam jurnal Nature 2016 disebutkan, Alx3 secara efektif menghentikan gen pengatur utama yang bertanggung jawab atas perkembangan melanosit yang menyebabkan rambut berwarna terang.
Lalu apa gunanya corak hitam putih pada bulu zebra? Padahal corak itu membuatnya terlihat mencolok di padang sabana yang hijau. Dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B disebutkan bahwa corak hitam putih pada zebra bukan untuk kamuflase, seperti banyak satwa liar di alam bebas.
Corak hitam putih pada zebra bertujuan untuk lalat kuda Afrika yang gigitannya bisa membawa penyakit dan berakibat fatal. Ternyata lalat kuda Afrika tidak suka hinggap pada permukaan yang bercorak hitam putih. (Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil )
“Fungsinya unik, untuk pencegah lalat karena mereka sangat rentan terhadap penyakit yang dibawa oleh gigitan lalat yang beterbangan di Afrika," kata Tim Caro, ahli ekologi perilaku dan evolusioner serta ahli biologi konservasi di University of California.
Lalu apa gunanya corak hitam putih pada bulu zebra? Padahal corak itu membuatnya terlihat mencolok di padang sabana yang hijau. Dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B disebutkan bahwa corak hitam putih pada zebra bukan untuk kamuflase, seperti banyak satwa liar di alam bebas.
Corak hitam putih pada zebra bertujuan untuk lalat kuda Afrika yang gigitannya bisa membawa penyakit dan berakibat fatal. Ternyata lalat kuda Afrika tidak suka hinggap pada permukaan yang bercorak hitam putih. (Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil )
“Fungsinya unik, untuk pencegah lalat karena mereka sangat rentan terhadap penyakit yang dibawa oleh gigitan lalat yang beterbangan di Afrika," kata Tim Caro, ahli ekologi perilaku dan evolusioner serta ahli biologi konservasi di University of California.
(wib)
Lihat Juga :