Zebra Itu Berkulit Hitam Bergaris Putih, atau Berkulit Putih dengan Strip Hitam?

Senin, 22 November 2021 - 11:16 WIB
loading...
Zebra Itu Berkulit Hitam...
Zebra atau ada juga yang menyebut kuda zebra merupakan satwa yang khas dan ikonik karena memiliki perpaduan bulu berwarna hitam putih. Foto/livescience
A A A
ZEBRA atau ada juga yang menyebut kuda zebra merupakan satwa yang khas dan ikonik karena memiliki perpaduan bulu berwarna hitam putih . Perpaduan warna hitam putih pada zebra membuatnya terlihat kontras dengan habitatnya di padang rumput kering, cokelat-hijau, tanpa pohon dan hutan sabana di Afrika Timur dan Selatan.

Saat ini ada tiga spesies zebra yang masih ada, yaitu zebra dataran (Equus quagga), zebra gunung (E. zebra), dan zebra Grevy (E. grevyi) atau zebra imperial yang banyak ditemukan di Kenya dan Ethopia. Setiap zebra juga memiliki pola garis yang berbeda, jadi pola warna hitam putih ini unik untuk setiap individu.

Mengapa zebra memiliki pola warna bulu hitam putih yang unik? Ternyata ini tercipta melalui proses yang unik, sekaligus memberikan jawaban pasti apakah zebra berwarna hitam dengan garis putih atau berkulit putih dengan strip hitam. (Baca juga; 9 Nama Kuda Kesayangan Rasulullah dan Ciri Kuda Terbaik )

Dalam Journal of Investigative Dermatology dijelaskan bahwa setiap helai rambut – baik terang maupun gelap – tumbuh dari folikel yang diisi dengan sel melanosit. Sel-sel melanosit ini menghasilkan pigmen yang menentukan warna rambut dan kulit. Pigmen ini dikenal sebagai melanin.

Banyaknya jumlah melanin pada folikel cenderung mengarah ke warna yang lebih gelap, seperti cokelat tua atau hitam. Sebaliknya, kadar melanin yang sedikit menyebabkan warna yang lebih terang, seperti rambut beruban karena kehilangan banyak melanin.

Ternyata bulu zebra itu berwarna hitam karena dalam folikel penuh dengan melanin. Lalu dari mana warna putih dari zebra muncul, ternyata itu akibat aktivitas folikel yang mematikan perkembangan melanin sehingga menghasilkan bulu berwarna putih.

Pertanyaan selanjutnya, apa penyebab folikel mematikan aktivitas melanin hingga menyebabkan bulu berwarna putih. Nah, para ilmuwan belum menemukan proses biologi yang tepat di balik munculnya pola hatim putih pada zebra.

Namun, dari penelitian terhadap tikus belang Afrika (Rhabdomys pumilio), yang memiliki pola garis terang dan gelap di sepanjang tubuhnya,diketahui ini dipengaruhi oleh gen Alx3. Dalam jurnal Nature 2016 disebutkan, Alx3 secara efektif menghentikan gen pengatur utama yang bertanggung jawab atas perkembangan melanosit yang menyebabkan rambut berwarna terang.

Lalu apa gunanya corak hitam putih pada bulu zebra? Padahal corak itu membuatnya terlihat mencolok di padang sabana yang hijau. Dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B disebutkan bahwa corak hitam putih pada zebra bukan untuk kamuflase, seperti banyak satwa liar di alam bebas.

Corak hitam putih pada zebra bertujuan untuk lalat kuda Afrika yang gigitannya bisa membawa penyakit dan berakibat fatal. Ternyata lalat kuda Afrika tidak suka hinggap pada permukaan yang bercorak hitam putih. (Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil )

“Fungsinya unik, untuk pencegah lalat karena mereka sangat rentan terhadap penyakit yang dibawa oleh gigitan lalat yang beterbangan di Afrika," kata Tim Caro, ahli ekologi perilaku dan evolusioner serta ahli biologi konservasi di University of California.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sel kulit Manusia Diklaim...
Sel kulit Manusia Diklaim Diam-diam Berteriak untuk Berkomunikasi
Harvard Ganti Sampul...
Harvard Ganti Sampul Buku dari Kulit Manusia di Perpustakaannya
Asal-usul Evolusi Rambut...
Asal-usul Evolusi Rambut Ditemukan pada Hewan yang Tidak Terduga
Ilmuwan China Ciptakan...
Ilmuwan China Ciptakan Pengisi Daya Nirkabel di Bawah Kulit
Sisa-sisa Kulit Manusia...
Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina
Mengerikan, Para Pejuang...
Mengerikan, Para Pejuang Scythia di Ukraina Gunakan Kulit Manusia untuk Piala
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
Tak Selalu Karena Usia,...
Tak Selalu Karena Usia, Ini 5 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda
4 Tips Memilih Sunscreen...
4 Tips Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Perlindungan Maksimal
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved