8 Kali Kecepatan Peluru, Puing Satelit Rusia Bisa Hancurkan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Jum'at, 19 November 2021 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Bagaimana dengan para astronot yang mengawaki dan memelihara stasiun luar angkasa, tentu risikonya lebih besar. Apalagi baju astronot tidak mempunyai perlindungan terhadap benturan benda keras.
"Baju antariksa tidak dilindungi sama sekali. Bayangkan sebuah kelereng melaju 17.000 mil per jam (27.000 km per jam) ke arah Anda — itu akan menembus Anda, seperti peluru," kata Crassidis. (Baca juga; Puing Satelit China Ancam Tabrak ISS, Para Astronot Disuruh Sembunyi )
NASA menyebutkan saat ini di Stasiun Luar Angksa Internasional (ISS) ada empat astronot Amerika Serikat, satu astronot Jerman, dan dua kosmonot Rusia. Sayangnya, tambah Crassidis, tidak ada hukum internasional yang mencegah negara-negara melakukan uji coba rudal anti-satelit.
Apalagi, kata Tim Flohrer, kepala Kantor Puing Antariksa Badan Antariksa Eropa (ESA), puing luar angkasa dari uji coba itu tetap melayang di orbit selama bertahun-tahun, bahkan beberapa dekade yang akan datang. Untuk menghindari tabrakan atau benturan dengan puing orbit, satelit atau stasiun luar angkasa harus bermanuver. Sampai ditemukan metode atau teknologi untuk membersihkan sampah ruang angkasa. (Baca juga; Membersihkan Sampah Luar Angkasa Tanpa Menghentikan Eksplorasi Antariksa )
"Baju antariksa tidak dilindungi sama sekali. Bayangkan sebuah kelereng melaju 17.000 mil per jam (27.000 km per jam) ke arah Anda — itu akan menembus Anda, seperti peluru," kata Crassidis. (Baca juga; Puing Satelit China Ancam Tabrak ISS, Para Astronot Disuruh Sembunyi )
NASA menyebutkan saat ini di Stasiun Luar Angksa Internasional (ISS) ada empat astronot Amerika Serikat, satu astronot Jerman, dan dua kosmonot Rusia. Sayangnya, tambah Crassidis, tidak ada hukum internasional yang mencegah negara-negara melakukan uji coba rudal anti-satelit.
Apalagi, kata Tim Flohrer, kepala Kantor Puing Antariksa Badan Antariksa Eropa (ESA), puing luar angkasa dari uji coba itu tetap melayang di orbit selama bertahun-tahun, bahkan beberapa dekade yang akan datang. Untuk menghindari tabrakan atau benturan dengan puing orbit, satelit atau stasiun luar angkasa harus bermanuver. Sampai ditemukan metode atau teknologi untuk membersihkan sampah ruang angkasa. (Baca juga; Membersihkan Sampah Luar Angkasa Tanpa Menghentikan Eksplorasi Antariksa )
(wib)
Lihat Juga :