10 Harta Kuno Paling Berharga di Dunia yang Hilang Misterius
Minggu, 07 November 2021 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Honjo Masamune adalah sebuah pedang yang dibuat oleh ahli pedang Gorō Nyūdō Masamune (hidup tahun 1264 hingga 1343 M). Masamune dianggap oleh banyak orang sebagai pembuat pedang terbesar dalam sejarah Jepang.
Dinamai setelah salah satu pemiliknya, Honjo Shigenaga, yang mengambilnya sebagai hadiah setelah pertempuran abad ke-16. Pedang itu menjadi milik Tokugawa Ieyasu, pemimpin Shogun pertama Jepang setelah memenangkan serangkaian perang pada abad ke-16.
Pedang itu diturunkan melalui keluarga Tokugawa sampai akhir Perang Dunia II. Namun ketika pendudukan Amerika di Jepang, pedang itu harus diserahkan kepada pihak berwenang Amerika.
BACA JUGA: Cara Mengamankan WhatsApp Agar tidak Disadap, Ikuti Langkah-Langkah Ini
Sejak diserahkan kepada Amerika, pedang itu tidak pernah muncul lagi. Ada kemungkinan tentara Amerika menghancurkan pedang itu bersama dengan senjata Jepang lainnya. Kemungkinan lain, pedang itu dibawa ke Amerika.
5. Perpustakaan Tsar Moskow yang Hilang
Perpustakaan Tsar Moskow konon berisi banyak koleksi teks Yunani yang berasal dari zaman kuno, serta teks yang ditulis dalam berbagai bahasa lain. Para penguasa Grand Duchy of Moscow seharusnya membangun perpustakaan, yang menjadi fasilitas besar pada abad ke-16.
Ada klaim bahwa Ivan IV, yang lebih dikenal sebagai Ivan the Terrible yang hidup dari tahun 1530 hingga 1584 M menyembunyikan seluruh koleksi perpustakaan itu.
Selama berabad-abad, pemburu harta karun berupaya menemukan "perpustakaan tersembunyi" ini tetapi hasilnya nihil. Terlepas keberadaannya, sejumlah teks kuno yang ditulis dalam bahasa Yunani dan bahasa lain kini berada di arsip di Moskow dan St. Petersburg.
6. Permata Irlandia
Dicuri pada tahun 1907 dari Kastil Dublin, " permata mahkota Irlandia" inimerupakan perhiasan khusus yang dibuat para petinggi bangsawan. Perhiasan itu terdiri dari bintang permata Ordo St. Patrick dan bros berlian dan lima kerah emas
Order of St. Patrick ini dibuat tahun 1783 untuk memberi penghargaan kepada mereka yang memegang jabatan tinggi di Irlandia. Inggris mengendalikan Irlandia pada saat permata mahkota diciptakan.
BACA JUGA: Berkaca dari Kecelakaan Vanessa Angel, Waspadai Microsleep di Jalan Tol
Perhiasan tersebut terbuat dari 394 batu yang diambil dari perhiasan Ratu Charlotte dan Order of the Bath Badge. "Permata itu juga menyimpan rupee dari seorang kaisar Mughal dan mungkin batu-batu berharga yang disediakan oleh seorang Sultan Turki, kata O'Riordan.
Sayangnya permata itu disimpan di perpustakaan dengan pengamanan yang lemah sehingga mudah dicuri. Siapa yang mencuri permata dan apa yang terjadi pada mereka tetap menjadi misteri.
Banyak orang termasuk Francis Shackleton, saudara dari penjelajah terkenal Ernest Shackleton yang dicurigai melakukan pencurian permata tersebut.
7. Harta Karun Uskup Lisboa
Pada tahun 1357 M, Kapal São Vicente berlayar dari Lisboa (juga disebut Lisbon) ke Avignon, di Prancis. Kapal itu diketahui membawa harta yang diperoleh Thibaud de Castillon, seorang uskup Lisboa yang baru saja meninggal.
Dinamai setelah salah satu pemiliknya, Honjo Shigenaga, yang mengambilnya sebagai hadiah setelah pertempuran abad ke-16. Pedang itu menjadi milik Tokugawa Ieyasu, pemimpin Shogun pertama Jepang setelah memenangkan serangkaian perang pada abad ke-16.
Pedang itu diturunkan melalui keluarga Tokugawa sampai akhir Perang Dunia II. Namun ketika pendudukan Amerika di Jepang, pedang itu harus diserahkan kepada pihak berwenang Amerika.
BACA JUGA: Cara Mengamankan WhatsApp Agar tidak Disadap, Ikuti Langkah-Langkah Ini
Sejak diserahkan kepada Amerika, pedang itu tidak pernah muncul lagi. Ada kemungkinan tentara Amerika menghancurkan pedang itu bersama dengan senjata Jepang lainnya. Kemungkinan lain, pedang itu dibawa ke Amerika.
5. Perpustakaan Tsar Moskow yang Hilang
Perpustakaan Tsar Moskow konon berisi banyak koleksi teks Yunani yang berasal dari zaman kuno, serta teks yang ditulis dalam berbagai bahasa lain. Para penguasa Grand Duchy of Moscow seharusnya membangun perpustakaan, yang menjadi fasilitas besar pada abad ke-16.
Ada klaim bahwa Ivan IV, yang lebih dikenal sebagai Ivan the Terrible yang hidup dari tahun 1530 hingga 1584 M menyembunyikan seluruh koleksi perpustakaan itu.
Selama berabad-abad, pemburu harta karun berupaya menemukan "perpustakaan tersembunyi" ini tetapi hasilnya nihil. Terlepas keberadaannya, sejumlah teks kuno yang ditulis dalam bahasa Yunani dan bahasa lain kini berada di arsip di Moskow dan St. Petersburg.
6. Permata Irlandia
Dicuri pada tahun 1907 dari Kastil Dublin, " permata mahkota Irlandia" inimerupakan perhiasan khusus yang dibuat para petinggi bangsawan. Perhiasan itu terdiri dari bintang permata Ordo St. Patrick dan bros berlian dan lima kerah emas
Order of St. Patrick ini dibuat tahun 1783 untuk memberi penghargaan kepada mereka yang memegang jabatan tinggi di Irlandia. Inggris mengendalikan Irlandia pada saat permata mahkota diciptakan.
BACA JUGA: Berkaca dari Kecelakaan Vanessa Angel, Waspadai Microsleep di Jalan Tol
Perhiasan tersebut terbuat dari 394 batu yang diambil dari perhiasan Ratu Charlotte dan Order of the Bath Badge. "Permata itu juga menyimpan rupee dari seorang kaisar Mughal dan mungkin batu-batu berharga yang disediakan oleh seorang Sultan Turki, kata O'Riordan.
Sayangnya permata itu disimpan di perpustakaan dengan pengamanan yang lemah sehingga mudah dicuri. Siapa yang mencuri permata dan apa yang terjadi pada mereka tetap menjadi misteri.
Banyak orang termasuk Francis Shackleton, saudara dari penjelajah terkenal Ernest Shackleton yang dicurigai melakukan pencurian permata tersebut.
7. Harta Karun Uskup Lisboa
Pada tahun 1357 M, Kapal São Vicente berlayar dari Lisboa (juga disebut Lisbon) ke Avignon, di Prancis. Kapal itu diketahui membawa harta yang diperoleh Thibaud de Castillon, seorang uskup Lisboa yang baru saja meninggal.
Lihat Juga :