10 Harta Kuno Paling Berharga di Dunia yang Hilang Misterius
Minggu, 07 November 2021 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Harta itu termasuk emas, perak, cincin, permadani, permata, piring halus dan bahkan altar portabel. Saat berlayar di dekat kota Cartagena, di Spanyol modern, São Vicente diserang oleh dua kapal bajak laut bersenjata berat yang awaknya menyita harta karunnya.
Satu kapal bajak laut, dikomandoi oleh seorang Kapten bernama Antonio Botafoc kemudian ditangkap setelahkapalnya kandas. Namun, kapal bajak laut lainnya yang dikomandoi oleh Martin Yanes, berhasil melarikan diri.
Apa yang terjadi pada Yanes, kru bajak lautnya, dan harta yang dicuri tidak diketahui hingga kini.
8. Berlian Florentine
Berlian Florentine dikenal sebagai batu permata merah muda terbesar di dunia seberat 133 karat, tulis sejarawan Gordon Brook-Shepherd dalam buku "Uncrowned Emperor: The Life and Times of Otto Von Habsburg" (Bloomsbury, 2007).
Keluarga kerajaan Habsburg menyimpan berlian tersebut di brankas sebuah bank Swiss dan mempercayakannya kepada seorang pengacara Austria bernama Bruno Steiner. Pada bulan November 1918, kekaisaran Austria-Hongaria runtuh setelah kalah dalam Perang Dunia I.
BACA JUGA: Cara Download Foto Profil IG Tanpa Aplikasi, Gampang Kok!
Tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya, sebuah laporan berita yang diterbitkan pada tahun 1924 menunjukkan bahwa Steiner ditangkap, didakwa dengan penipuan dan dibebaskan.
Ada kemungkinan bahwa Berlian Florentine dipotong kembali beberapa saat setelah Perang Dunia I dan sekarang menjadi serangkaian berlian yang lebih kecil.
9. Emas Nazi di Danau Toplitz
Legenda mengatakan bahwa menjelang akhir Perang Dunia II, pasukan Nazi yang dipimpin oleh perwira SS Ernst Kaltenbrunner menenggelamkan sejumlah besar emas ke Danau Toplitz di Austria, agar tidak dikuasai oleh pasukan sekutu. Sejak saat itu, banyak pencarian telah dilakukan, tetapi, sejauh ini, tidak ada emas yang ditemukan.
Ada kemungkinan bahwa cerita tersebut adalah sebuah legenda dan tidak ada emas yang ditenggelamkan ke danau. Beberapa peneliti mencatat bahwa danau tersebut memiliki visibilitas yang buruk. Beberapa penyelam yang berusaha menemukan emas tersebut tewas di danau tersebut.
10. Harta Karun Nimrud
Kota kuno Nimrud terletak di Irak modern dan merupakan ibu kota kekaisaran Asyur pada masa pemerintahan Ashurnasirpal II (memerintah 883–859 SM).
Dia membangun istana baru di Nimrud bersama dengan fasilitas lainnya. Sayangnya peninggalan Kota uno Nimrud mulai hilang setelah kelompok teroris ISIS merebut kota kuno pada Juni 2014.
BACA JUGA: 160 Planet Mirip Bumi Ditemukan, Ilmuwan Butuh Teleskop Canggih untuk Mengintipnya
Pada saat itu, ISIS telah meledakkan sebagian kota dan menggunakan buldoser untuk menghancurkan dan menggali bagian lain. Penjarahan juga terjadi pada periode setelah kota kuno itu direbut kembali, ketika sedikit keamanan yang dapat diberikan.
Sementara banyak harta di Nimrud telah dihancurkan, yang lain rusak dan dapat dibangun kembali, dan yang lain mungkin sudah dijual kembali di pasar gelap.
Satu kapal bajak laut, dikomandoi oleh seorang Kapten bernama Antonio Botafoc kemudian ditangkap setelahkapalnya kandas. Namun, kapal bajak laut lainnya yang dikomandoi oleh Martin Yanes, berhasil melarikan diri.
Apa yang terjadi pada Yanes, kru bajak lautnya, dan harta yang dicuri tidak diketahui hingga kini.
8. Berlian Florentine
Berlian Florentine dikenal sebagai batu permata merah muda terbesar di dunia seberat 133 karat, tulis sejarawan Gordon Brook-Shepherd dalam buku "Uncrowned Emperor: The Life and Times of Otto Von Habsburg" (Bloomsbury, 2007).
Keluarga kerajaan Habsburg menyimpan berlian tersebut di brankas sebuah bank Swiss dan mempercayakannya kepada seorang pengacara Austria bernama Bruno Steiner. Pada bulan November 1918, kekaisaran Austria-Hongaria runtuh setelah kalah dalam Perang Dunia I.
BACA JUGA: Cara Download Foto Profil IG Tanpa Aplikasi, Gampang Kok!
Tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya, sebuah laporan berita yang diterbitkan pada tahun 1924 menunjukkan bahwa Steiner ditangkap, didakwa dengan penipuan dan dibebaskan.
Ada kemungkinan bahwa Berlian Florentine dipotong kembali beberapa saat setelah Perang Dunia I dan sekarang menjadi serangkaian berlian yang lebih kecil.
9. Emas Nazi di Danau Toplitz
Legenda mengatakan bahwa menjelang akhir Perang Dunia II, pasukan Nazi yang dipimpin oleh perwira SS Ernst Kaltenbrunner menenggelamkan sejumlah besar emas ke Danau Toplitz di Austria, agar tidak dikuasai oleh pasukan sekutu. Sejak saat itu, banyak pencarian telah dilakukan, tetapi, sejauh ini, tidak ada emas yang ditemukan.
Ada kemungkinan bahwa cerita tersebut adalah sebuah legenda dan tidak ada emas yang ditenggelamkan ke danau. Beberapa peneliti mencatat bahwa danau tersebut memiliki visibilitas yang buruk. Beberapa penyelam yang berusaha menemukan emas tersebut tewas di danau tersebut.
10. Harta Karun Nimrud
Kota kuno Nimrud terletak di Irak modern dan merupakan ibu kota kekaisaran Asyur pada masa pemerintahan Ashurnasirpal II (memerintah 883–859 SM).
Dia membangun istana baru di Nimrud bersama dengan fasilitas lainnya. Sayangnya peninggalan Kota uno Nimrud mulai hilang setelah kelompok teroris ISIS merebut kota kuno pada Juni 2014.
BACA JUGA: 160 Planet Mirip Bumi Ditemukan, Ilmuwan Butuh Teleskop Canggih untuk Mengintipnya
Pada saat itu, ISIS telah meledakkan sebagian kota dan menggunakan buldoser untuk menghancurkan dan menggali bagian lain. Penjarahan juga terjadi pada periode setelah kota kuno itu direbut kembali, ketika sedikit keamanan yang dapat diberikan.
Sementara banyak harta di Nimrud telah dihancurkan, yang lain rusak dan dapat dibangun kembali, dan yang lain mungkin sudah dijual kembali di pasar gelap.
(ysw)
Lihat Juga :