7 Penemuan Arkeologi Paling Misterius, Salah Satunya Ada di Indonesia
Minggu, 31 Oktober 2021 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A

Makam Raja Tut digali pada tahun 1922 oleh ahli Mesir Mesir Howard Carter, dan kisah-kisah tentang "kutukan firaun" yang membunuh orang-orang yang mendekati makam telah beredar sejak saat itu.
Para arkeolog percaya bahwa raja bocah itu meninggal secara tak terduga, mungkin karena infeksi atau cedera yang diderita dalam kecelakaan kereta. Kematiannya yang terlalu dini dapat membantu menjelaskan kondisi aneh mumi ketika ditemukan.
BACA JUGA: Cara Melihat Status WA yang Disembunyikan Biar Tak Penasaran
Raja Tut tampaknya telah terbakar setelah tubuhnya dimumikan dan makamnya disegel. Para ahli yang telah mempelajari mumi percaya bahwa pembungkus linen Raja Tut, yang direndam dalam minyak pembalseman yang mudah terbakar, mungkin telah bereaksi dengan oksigen di udara.
Namun penguburan tergesa-gesa dari tokoh kerajaan ini juga memunculkan misteri lain: Ada kemungkinan bahwa makam Raja Tut awalnya dibangun untuk orang lain, dan mungkin ada mumi lain yang belum ditemukan yang dikubur di makam yang sama.
4. Manusia Kerdil

Penemuan fosil mausia kerdil atau hobbit pada 2003 di pulau Flores yang terpencil di Indonesia hingga kini belum terpecahkan oleh para ilmuwan. Tulang belulang hominin purba mungil Homo floresiensis ini dijuluki ilmuwan sebagai "the Hobbit."
Kerangka H.floresiensis pertama yang pernah ditemukan adalah milik wanita dewasa berusia 30 tahun dengan tinggi sekitar 1,06 meter. Pada awalnya, para peneliti percaya tulang kecil itu mungkin milik manusia dengan mikrosefaliakondisi yang ditandai dengan kepala kecil dan perawakan pendek.
Tetapi penemuan-penemuan selanjutnya dari kerangka berukuran sama menunjukkan bahwa Hobbit bukan hanya manusia kecil, itu adalah spesies tersendiri. Namun, tempat pasti H. floresiensis dalam silsilah keluarga hominin masih menjadi misteri.
5. Tabut Perjanjian

Menurut kitab kuno, Tabut Perjanjian adalah peti kayu bertatahkan emas yang berisi kitab dari 10 perintah. Pada zaman dahulu, kotak suci ini disimpan di First Temple, tempat ibadah orang Yahudi di Yerusalem.
Tetapi Bait Suci Pertama dihancurkan pada tahun 587 SM oleh tentara Babilonia yang dipimpin oleh Raja Nebukadnezar II. Tidak ada yang tahu pasti apa yang terjadi dengan peti bertahtakan emas itu, meskipun sudah banyak orang yang telah mencarinya.
Lihat Juga :