Perhatikan 3 Hal Penting Ini Agar Terhindar dari Peretasan Data

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:04 WIB
loading...
Perhatikan 3 Hal Penting...
Kebocoran data pribadi pengguna dari penyelenggara sistem elektronik (PSE) belakangan ini kian marak terjadi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Kebocoran data pribadi pengguna dari penyelenggara sistem elektronik (PSE) belakangan ini kian marak terjadi. Salah satu yang masih hangat jadi perbincangan adalah kasus dugaan peretasan data KPAI dan Bank Jatim.

Mengenai kebocoran data ini, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi meminta para PSE memperhatikan tiga hal penting ini agar terhindar dari peretasan.

Pertama adalah terkait dengan perbaikan tata kelola perlindungan data pribadi. Kedua adalah terkait dengan peningkatan sumber daya manusia atau SDM untuk mengoptimalkan perlindungan data pribadi.

BACA: Pengamat Berikan Catatan Merah Terhadap Tim IT Kemenkes

Dan yang terakhir adalah perbaikan, pemutakhiran, upgrading teknologi keamanan pelindungan data pribadi.

Selain dari tenaga ahli dan pemutakhiran teknologi , Kominfo juga meminta masyarakat ikut andil dalam memahami literasi digital.

"Tiga poin itu ditambah satu hal yang mungkin perlu kami sampaikan juga kepada masyarakat secara umum, karena ini terkait dengan literasi pelindungan data pribadi," kata Dedy saat ditemui di Kantor Kominfo, Senin (25/10/2021).

Jadi ia mohon kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk bersama-sama mendukung perlindungan data pribadi ini dengan meningkatkan literasi, awareness, dan kesadaran untuk melindungi data pribadi kita masing-masing.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2,5 Miliar Lebih Data...
2,5 Miliar Lebih Data Pengguna Gmail Terancam Bocor
Google Deteksi Email...
Google Deteksi Email Berbahaya Ancam 1,8 Miliar Pengguna Gmail
Ciptakan Ruang Digital...
Ciptakan Ruang Digital yang Aman, Menkomdigi Sarankan Beralih ke eSIM
Indonesia Hapus 1,3...
Indonesia Hapus 1,3 Juta Konten Berbahaya Terkait Pornografi dan Judi Online
Akses Medsos untuk Anak...
Akses Medsos untuk Anak Dibatasi, Tayangan TV Diminta Lebih Mendidik
Raline Shah Dilantik...
Raline Shah Dilantik Jadi Staf Khusus Komdigi, Fifi Aleyda Yahya Jadi Dirjen Komunikasi
Korban Penipuan di IG...
Korban Penipuan di IG Ahmad Dhani Bertambah, Total Kerugian Tembus Rp60 Juta
Akademisi Sebut Indonesia...
Akademisi Sebut Indonesia Belum Siap Gunakan E-Voting di Pemilu, Rawan Diretas
Mengapa Ada Selotip...
Mengapa Ada Selotip di Kamera Ponsel PM Israel Netanyahu?
Rekomendasi
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
Solidaritas Antar Anggota...
Solidaritas Antar Anggota Retak, Ini 3 Tanda Kehancuran NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved