Ursa Mayor dan Ursa Minor Cara Pelaut Kuno Mencari Arah Seakurat GPS

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 17:31 WIB
loading...
Ursa Mayor dan Ursa...
Ursa Mayor dan Ursa Minor teknologi kuno untuk menentukan arah seakurat GPS. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Ursa Mayor dan Ursa Minor cara pelaut kuno mecari arah jauh sebelum ada kompas dan GPS. Ursa Mayor dan Ursa Minor sangat berperan bagi pelaut dalam menentukan arah seakurat GPS.

Ursa Mayor dan Ursa Minor adalah rasi bintang sering digunakan pelaut sebagai petunjuk arah mata angin, terlebih lagi oleh orang-orang yang sering melakukan pelayaran. BACA JUGA - Google Maps Bakal Punya Fitur Baru Lite Navigation, Apa itu?

Berada di tengah laut, membuat pelaut dapat melihat dengan jelas susunan bintang di langit yang membentuk konstelasi. Berikut panduan mencari Ursa Mayor dan Ursa Minor cara pelaut kuno mencari arah.

1. Ursa Mayor.

Ursa Mayor merupakan rasi bintang yang berarti "beruang besar". Rasi ini dijadikan sebagai patokan untuk menunjukkan arah utara oleh para pelaut ketika malam hari.

Ursa mayor berada tepat di atas kutub utara sepanjang tahun sehingga disebut-sebut sebagai penguasa langit utara.

Pada rasi ini, terdapat 7 bintang dan dikenal sebagai konstelasi bintang tujuh. Bintang yang paling terang di rasi ini adalah Polaris yang sering disebut sebagai bintang kutub atau bintang utara.

2. Ursa Minor.

Uras Minor adalah rasi bintang kecil di Belahan Bumi Utara, terdiri dari 25 bintang yang terlihat. Tujuh terbesar dari mereka membentuk pola ember di langit, yang pegangannya diselesaikan oleh Bintang Utara.

Ursa Minor tidak melampaui cakrawala, jadi gayung kecil, menggunakan beberapa landmark, dapat dilihat di malam hari bahkan dengan mata telanjang.

Dalam hal ini, bintang raksasa di sisi depan mangkuk Ursa Minor - Kokhab dan Farkad akan membantu.

Terjemahkan pandanganmu ke sisi kiri Bintang Kutub dan perhatikan sebuah lingkaran terang di lingkaran oranye - ini adalah Kokhab, di atasnya, membentuk sudut atas sendok - Fercad. Bintang-bintang ini mengelilingi Bintang Utara dan disebut Penjaga Kutub.

Lihatlah lebih dekat, dan Anda akan melihat 2 bintang lagi yang membentuk sudut bagian dalam mangkuk. Gabungkan mereka dengan garis dan di depan Anda - ember tanpa pegangan.

Carilah dua titik bintang samar-samar antara piala dan Bintang Utara. Ikat celah yang tersisa dalam garis lurus dan ember kecil dengan pegangan menghadap sisi berlawanan dari pegangan akan keluar.

Pembahasan ringkas di atas adalah penggunaan Ursa Mayor dan Ursa Minor cara pelaut kuno mencari arah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved