Corona Belum Usai, Virus Ebola Kembali Renggut Nyawa di Kongo
Rabu, 13 Oktober 2021 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
Yang lebih memprihatinkan, ketiga jenazah tersebut tidak dimakamkan dengan cara yang aman dan bersih untuk mencegah penyebaran penyakit menular ini. “Ada risiko penyebaran potensial dan kemungkinan lebih banyak kasus,” kata Dr Fiona Braka, manajer tanggap darurat di kantor WHO Afrika, kepada The Telegraph.
Sebanyak 148 kontak pasien yang dikonfirmasi juga telah diidentifikasi dan sedang diselidiki oleh otoritas kesehatan. Bocah itu tinggal di lingkungan Butsili, yang merupakan salah satu episentrum wabah Ebola 2018–2020 di DRC dan sekitar 50 kilometer (~30 mil) dari kota Butembo yang mengalami wabah Ebola baru awal tahun ini.
BACA JUGA: Kejutan! Diam-diam Honda Sudah Kalahkan Tesla
Untuk memastikan apakah kasus yang baru ini terkait dengan wabah sebelumnya, WHO akan mengurutkan virus dan membandingkannya dengan sampel sebelumnya.
“Menentukan apakah wabah itu terkait adalah penting. Kami berharap pada akhir minggu kerja kami akan mendapatkan hasilnya, kata Dr Braka kepada Telegraph.
Sebanyak 148 kontak pasien yang dikonfirmasi juga telah diidentifikasi dan sedang diselidiki oleh otoritas kesehatan. Bocah itu tinggal di lingkungan Butsili, yang merupakan salah satu episentrum wabah Ebola 2018–2020 di DRC dan sekitar 50 kilometer (~30 mil) dari kota Butembo yang mengalami wabah Ebola baru awal tahun ini.
BACA JUGA: Kejutan! Diam-diam Honda Sudah Kalahkan Tesla
Untuk memastikan apakah kasus yang baru ini terkait dengan wabah sebelumnya, WHO akan mengurutkan virus dan membandingkannya dengan sampel sebelumnya.
“Menentukan apakah wabah itu terkait adalah penting. Kami berharap pada akhir minggu kerja kami akan mendapatkan hasilnya, kata Dr Braka kepada Telegraph.
(ysw)
Lihat Juga :