Startup OY! Disuntik SoftBank Rp443 Miliar, Total Valuasi Tembus Rp1,4 Triliun
Selasa, 28 September 2021 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Pendanaan terbaru OY! Indonesia di dukung berbagai investor seperti SoftBank Ventures Asia , MDI, Pavilion Capital, AC Venture, CCV, Wavemaker, PT SAT, Saison Capital Pte. Ltd., dan Orion Advisors (DST Founders).
”Visi OY! Indonesia adalah menjadi penyedia infrastruktur agregator money movement terbaik dan terlengkap di Indonesia,” ungkap Jesayas.
![Startup OY! Disuntik SoftBank Rp443 Miliar, Total Valuasi Tembus Rp1,4 Triliun]()
OY! Indonesia juga memperkuat layanan mereka sebagai money movement yang memfasilitasi semua proses keuangan, mulai kebutuhan sehari-hari individu hingga kebutuhan bisnis di antara beberapa institusi. Antara lain bank komersial, bank digital, P2P Lending, e-money, dan perusahaan fintech lainnya.
Jesayas menyebut bahwa OY! Indonesia berkontribusi melalui perannya sebagai penghubung terintegrasi antara berbagai lembaga keuangan dan konsumen individu, serta bisnis melalui penyediaan produk keuangan yang mendorong efisiensi dalam transaksi keuangan.
Konsumen individu sekarang dapat menghemat waktu dan biaya transaksi; sedangkan pelaku usaha tidak perlu khawatir dengan transaksi keuangan dengan nasabah, melainkan fokus pada aspek lain untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
”Visi OY! Indonesia adalah menjadi penyedia infrastruktur agregator money movement terbaik dan terlengkap di Indonesia,” ungkap Jesayas.

OY! Indonesia juga memperkuat layanan mereka sebagai money movement yang memfasilitasi semua proses keuangan, mulai kebutuhan sehari-hari individu hingga kebutuhan bisnis di antara beberapa institusi. Antara lain bank komersial, bank digital, P2P Lending, e-money, dan perusahaan fintech lainnya.
Jesayas menyebut bahwa OY! Indonesia berkontribusi melalui perannya sebagai penghubung terintegrasi antara berbagai lembaga keuangan dan konsumen individu, serta bisnis melalui penyediaan produk keuangan yang mendorong efisiensi dalam transaksi keuangan.
Konsumen individu sekarang dapat menghemat waktu dan biaya transaksi; sedangkan pelaku usaha tidak perlu khawatir dengan transaksi keuangan dengan nasabah, melainkan fokus pada aspek lain untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
Lihat Juga :