Lithuania Minta Warganya Tak Pakai 2 Merek Smartphone Buatan China
Sabtu, 25 September 2021 - 10:03 WIB
loading...
A
A
A
Mereka memperingatkan bahwa fungsi tersebut dapat diaktifkan kapan saja dan tidak menutup kemungkinan bahwa kata-kata yang menggunakan karakter Latin dapat ditambahkan. Menurut laporan Lithuania, aplikasi menerima daftar kata dan frasa yang disensor dan mampu memblokirnya.
Pusat keamanan siber yang merupakan lembaga Kementerian Pertahanan juga menyelidiki ponsel buatan perusahaan China lainnya, OnePlus, tetapi tidak menemukan masalah.
“Kami sangat menyarankan agar lembaga negara dan publik tidak menggunakan perangkat itu dan berencana untuk memulai undang-undang yang mengatur pengadaan perangkat tertentu untuk kementerian dan berbagai lembaga negara.” kata Wakil Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius.
Seorang juru bicara Huawei di Lithuania membantah tuduhan tersebut. Sementara Xiaomi menolak berkomentar.
Pusat keamanan siber yang merupakan lembaga Kementerian Pertahanan juga menyelidiki ponsel buatan perusahaan China lainnya, OnePlus, tetapi tidak menemukan masalah.
“Kami sangat menyarankan agar lembaga negara dan publik tidak menggunakan perangkat itu dan berencana untuk memulai undang-undang yang mengatur pengadaan perangkat tertentu untuk kementerian dan berbagai lembaga negara.” kata Wakil Menteri Pertahanan Margiris Abukevicius.
Seorang juru bicara Huawei di Lithuania membantah tuduhan tersebut. Sementara Xiaomi menolak berkomentar.
(wbs)
Lihat Juga :