Cari Sumber Air, NASA Akan Kirim Penjelajah ke Kutub Selatan Bulan

Selasa, 21 September 2021 - 20:22 WIB
loading...
Cari Sumber Air, NASA...
NASA akan mengirim robot penjelajah untuk mencari es di dekat kawah di Kutub Selatan Bulan. Foto/NASA
A A A
CALIFORNIA - NASA akan mengirim robot penjelajah untuk mencari air es di dekat kawah di Kutub Selatan Bulan. Rencana ini untuk mendukung eksplorasi manusia di Bulan karena es dapat ditambang sebagai air minum dan bahan bakar roket.

Pengiriman penjelajah ke Bulan akan dilakukan pada tahun 2023 yang disebut misi Viper. Penjelajah seukuran kereta golf akan mendarat di dekat tepi barat Nobile Crater, sebuah depresi selebar 73 km di Bulan.

Daniel Andrews, manajer proyek Viper dari Pusat Penelitian Ames NASA di California, mengatakan misi penjelajahan 2023 akan membantu para ilmuwan memahami betapa mudah atau sulitnya bagi manusia untuk mengekstrak es air.

BACA: Ilmuwan Temukan Pintu Masuk untuk Ungkap Misteri Segitiga Bermuda

"Jika sumber daya berlimpah dan dapat diakses, itu benar-benar menopang manusia di Bulan dan juga membantu kita memahami sifat bagaimana kita mengambil sumber daya itu," jelasnya dikutip BBC News, Selasa (21/9/2021).

Berbagai bukti menunjukkan ada miliaran ton es terkunci di kawah kutub yang tidak kena sinar matahari dengan suhu serendah -223 derajat celcius.

Anthony Colaprete, ilmuwan proyek utama di Viper, yang juga berbasis di NASA Ames, mengatakan, ilmuwan belum pernah melihat sesuatu seperti yang akan dilihat di Kutub Selatan.

Cari Sumber Air, NASA Akan Kirim Penjelajah ke Kutub Selatan Bulan


Tetapi ada hambatan untuk menjelajahi daerah yang tidak dikenal dan mengandung es ini. NASA akan desain rover yang mampu beroperasi di lokasi yang sangat dingin di malam hari dan kemudian hangat di siang hari.

River adalah penjelajah NASA pertama yang dilengkapi dengan lampu depan, yang akan membantu mencari dan memetakan endapan es yang diperkirakan terkandung di dalam lubang hitam pekat.

Darlene Lim, wakil ilmuwan proyek utama, mengatakan sebuah tim akan mengoperasikan rover dari Bumi dalam waktu hampir real-time. "Tim sains Viper, pada gilirannya, harus siap memberikan masukan utama, hampir real-time pada saat-saat yang sangat penting," jelasnya.

BACA JUGA: Fenomena Mendadak Digital, Tidak Serta Merta Produknya Langsung Laris

Ini adalah misi penting karena dengan ditemukannya es maka ilmuwan akan mengubahnya menjadi air. Tak hanya untuk kehidupan, Air dapat secara kimiawi dipecah menjadi hidrogen dan oksigen, menyediakan propelan bahan bakar untuk mesin pesawat ruang angkasa.

Pengisian bahan bakar kendaraan di Bulan dapat menurunkan biaya perjalanan ruang angkasa. Sebuah laporan tahun 2018 menyarankan bahwa propelan roket dapat diproduksi dengan biaya USD500 per kg di permukaan bulan. Itu 20 kali lebih murah daripada perkiraan biaya USD10.000 per kg untuk mengangkutnya dari Bumi ke orbit bulan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Sahabat Miliarder Elon...
Sahabat Miliarder Elon Musk Mengambil Alih NASA, Janjikan Ini
Rekomendasi
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved