Jika Matahari Menghilang, Apa yang Terjadi Pada Bumi?

Selasa, 14 September 2021 - 17:00 WIB
loading...
Jika Matahari Menghilang,...
Menghilangnya matahari dari Bumi diprediksi akan berlangsung lebih dari jutaan tahun. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Matahari telah menjadi energi penting bagi kehidupan di planet bumi selama 4,5 miliar tahun terakhir. Lalu bagaimana jika matahari tiba-tiba menghilang?

Jika matahari menghilang, kemungkinan manusia di Bumi tidak akan mengetahuinya hingga sekitar 8,5 menit kemudian. Sebab tidak ada yang bergerak lebih cepat dari cahaya termasuk tarikan gravitasi dan kita tidak menyadari ada sesuatu yang hilang.

Namun, saat sinar matahari terakhir jatuh ke sisi lain bumi, matahari tiba-tiba menghilang dan Bumi akan diselimuti kegelapan. Lalu planet ini akan melakukan perjalanan ke ruang antar bintang dengan kecepatan 18 mil per detik, dikutip dari Futurism, Selasa (14/9/2021).

Baca juga : Nissan GT-R 2022 Goda Konsumen Mobil Sport yang Ingin Tampil Eksklusif

Dalam dua detik, bulan yang biasanya memantulkan sinar matahari juga menjadi gelap. Termasuk planet di tata surya yang berkedip terlihat di bumi juga berhenti memantulkan sinar matahari.

Suhu akan mulai turun dan bumi akan mulai membeku. Diperlukan jutaan tahun bagi planet ini untuk benar-benar membekukan benda padat, tetapi di atas kerak bumi, suhu akan turun di bawah 0 derajat Celcius dalam minggu pertama. Selanjutnya akan terus turun hingga mencapai -100 derajat dalam tahun pertama.

Bumi pada akhirnya akan stabil sekitar -240 derajat selama beberapa juta tahun sementara energi panas bumi masih bekerja.

Begitu juga dengan kehidupan makhluk bumi lainnya. Fotosintesis akan segera berhenti dan semua tanaman akan musnah.

Sebagian besar spesies di planet ini hanya akan bertahan dalam waktu singkat sebelum mereka juga musnah dalam peristiwa kepunahan terbesar dalam sejarah dunia kecil ini.

Baca juga : Berkah PPnBM, 3 Merek Ini Langsung Lampaui Capaian Penjualan Tahun 2020

Di antara suhu ekstrem, kepanikan, dan runtuhnya peradaban, sebagian besar populasi manusia tentu juga akan ikut musnah.

Beberapa yang bertahan hidup perlu bermigrasi lebih dekat ke pusat bumi, hidup dari energi panas bumi di kota bergaya matriks.

Akhirnya, planet ini akan membeku dan bumi akan menjadi bongkahan batu yang kokoh dan beku yang berlayar melintasi ruang angkasa.

Tapi tenang saja, peristiwa ini diprediksi tidak akan terjadi selama jutaan tahun. Mudah-mudahan, pada saat itu terjadi, manusia telah menemukan cara untuk meninggalkan bumi yang dulu makmur dan bermigrasi ke rumah baru.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Infografis
8 Tanda Orang yang Mendapatkan...
8 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Apa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved