Larangan Bermain Game di China Berlaku, Pedagang-pedagang Akun Bermunculan
Rabu, 08 September 2021 - 04:59 WIB
loading...
A
A
A
Celah inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh para penjual akun. Apalagi pengawasan dari orang tua juga tergolong minim.
Baca juga : Mercedes-Benz Vision AVTR Bukti Nyata Pengendalian Mobil Lewat Alam Pikiran
Perusahaan game sendiri berupaya mengatasi celah tersebut dengan melakukan beberapa terobosan baru. Tencent misalnya berupaya menjalankan sistem pengenalan wajah di 60 game buatan mereka yang digemari anak-anak muda. Sistem itu akan mulai beroperasi pada jam 10 malam hingga 8 pagi.
Tidak heran jika sistem ini diberinama Patroli Tengah Malam. Sistem pengenalan wajah diharapkan mampu mencegah anak-anak muda China tetap bermain game semalam suntuk. “Kami akan melakukan pemeriksaan wajah untuk akun yang terdaftar dengan nama asli dan yang telah bermain dalam jangka waktu tertentu di malam hari,” kata Tencent Games.
“Siapa pun yang menolak atau gagal dalam verifikasi wajah akan diperlakukan sebagai anak di bawah umur," tegas Tencent Games lagi.
Baca juga : Mercedes-Benz Vision AVTR Bukti Nyata Pengendalian Mobil Lewat Alam Pikiran
Perusahaan game sendiri berupaya mengatasi celah tersebut dengan melakukan beberapa terobosan baru. Tencent misalnya berupaya menjalankan sistem pengenalan wajah di 60 game buatan mereka yang digemari anak-anak muda. Sistem itu akan mulai beroperasi pada jam 10 malam hingga 8 pagi.
Tidak heran jika sistem ini diberinama Patroli Tengah Malam. Sistem pengenalan wajah diharapkan mampu mencegah anak-anak muda China tetap bermain game semalam suntuk. “Kami akan melakukan pemeriksaan wajah untuk akun yang terdaftar dengan nama asli dan yang telah bermain dalam jangka waktu tertentu di malam hari,” kata Tencent Games.
“Siapa pun yang menolak atau gagal dalam verifikasi wajah akan diperlakukan sebagai anak di bawah umur," tegas Tencent Games lagi.
(wsb)
Lihat Juga :