LinkedIn Menyerah dengan Fitur Stories, Dihentikan Akhir September
Rabu, 01 September 2021 - 19:37 WIB
loading...
LinkedIn bukan satu-satunya yang menyetop fitur Stories. Sebelumnya ada Twitter yang juga melakukan hal yang sama dengan fitur yang mereka beri nama Fleets. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Fitur Stories memang banyak diminati. Berbagai media sosial pun mencoba menghadirkan fitur ini ke dalam platformnya, termasuk LinkedIn.
Namun sayangnya, fitur Stories di LinkedIn tidak bertahan lama. Pasalnya perusahaan berencana untuk menghapus fitur ini pada akhir September mendatang.
BACA JUGA: Menteri BUMN Erick Thohir Puji Konser Virtual Godbless yang Dihelat Telkomsel
Video Stories di LinkedIn pertama kali diluncurkan pada Februari 2020 dalam pengujian internal. Perusahaan menyebut penutupan tersebut karena pengguna tidak ingin video yang mereka unggah menghilang.
“Dalam mengembangkan Stories, kami berasumsi bahwa orang tidak ingin video informal dilampirkan ke profil mereka, dan hal itu akan mengurangi hambatan yang dirasakan orang untuk memposting,” kata Senior Director of Productiz, Liz Li, dikutip dari The Verge, Rabu (1/9).
Namun sayangnya, fitur Stories di LinkedIn tidak bertahan lama. Pasalnya perusahaan berencana untuk menghapus fitur ini pada akhir September mendatang.
BACA JUGA: Menteri BUMN Erick Thohir Puji Konser Virtual Godbless yang Dihelat Telkomsel
Video Stories di LinkedIn pertama kali diluncurkan pada Februari 2020 dalam pengujian internal. Perusahaan menyebut penutupan tersebut karena pengguna tidak ingin video yang mereka unggah menghilang.
“Dalam mengembangkan Stories, kami berasumsi bahwa orang tidak ingin video informal dilampirkan ke profil mereka, dan hal itu akan mengurangi hambatan yang dirasakan orang untuk memposting,” kata Senior Director of Productiz, Liz Li, dikutip dari The Verge, Rabu (1/9).
Lihat Juga :