5 Skill yang Dibutuhkan Pekerja di Era Kecerdasan Buatan Menurut LinkedIn
Rabu, 28 Februari 2024 - 09:28 WIB
loading...
Para pekerja semakin menghadapi berbagai tantangan di era kecerdasan buatan seperti sekarang. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Disrupsi teknologi AI membawa perubahan signifikan pada dunia kerja. LinkedIn , platform jejaring sosial profesional, melihat adanya perubahan besar dalam keterampilan yang dibutuhkan para pekerja di tahun 2024.
Keterampilan yang dibutuhkan pada suatu pekerjaan berubah sebesar 68% pada 2030 akibat disrupsi AI. Menurut LinkedIn, 97% perusahaan di Indonesia berencana meningkatkan skill para karyawannya tahun ini.
Penelitian LinkedIn dilakukan oleh Censuswide dengan 4.323 Manajer Perekrutan. Data dikumpulkan antara 15 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024.
LinkedIn menyimpulkan ada 5 skill penting di era AI seperti sekarang:
1. Problem Solving (37%)
2. AI (35%)
3. IT & Web (28%)
4. Critical Thinking (27%)
5. Skill Komunikasi (25%)
Rohit Kalsy, Country Lead, Indonesia, di LinkedIn mengatakan dalam setahun terakhir integrasi AI ke dalam alur kerja bisnis semakin kental. “Kita bisa melihat pergeseran skill yang nyata, baik skill teknis maupun soft skill, untuk berhasil di tengah disrupsi AI ini,” ungkapnya.
Keterampilan yang dibutuhkan pada suatu pekerjaan berubah sebesar 68% pada 2030 akibat disrupsi AI. Menurut LinkedIn, 97% perusahaan di Indonesia berencana meningkatkan skill para karyawannya tahun ini.
Penelitian LinkedIn dilakukan oleh Censuswide dengan 4.323 Manajer Perekrutan. Data dikumpulkan antara 15 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024.
LinkedIn menyimpulkan ada 5 skill penting di era AI seperti sekarang:
1. Problem Solving (37%)
2. AI (35%)
3. IT & Web (28%)
4. Critical Thinking (27%)
5. Skill Komunikasi (25%)
Rohit Kalsy, Country Lead, Indonesia, di LinkedIn mengatakan dalam setahun terakhir integrasi AI ke dalam alur kerja bisnis semakin kental. “Kita bisa melihat pergeseran skill yang nyata, baik skill teknis maupun soft skill, untuk berhasil di tengah disrupsi AI ini,” ungkapnya.
Lihat Juga :