Lindungi Pengguna di Afghanistan, Facebook Hapus Pencarian Daftar Teman

Senin, 23 Agustus 2021 - 13:25 WIB
loading...
Lindungi Pengguna di...
Facebook melakukan keamanan baru bagi pengguna mereka di Afghanistan. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Untuk melindungi pengguna mereka, Facebook telah menghilangkan kemampuan untuk melihat dan mencari daftar 'Teman' di akun pengguna Afghanistan untuk melindungi orang agar tidak menjadi sasaran balas dendam Taliban.

Setelah Taliban kini memegang kekuasaan di Afghanistasn, ada kekhawatiran mereka akan menggunakan media sosial untuk melacak lawan. Langkah-langkah keamanan tambahan diumumkan pada hari Kamis oleh kepala kebijakan keamanan Facebook, Nathaniel Gleicher.

BACA: Kuasai Afghanistasn, Taliban Gunakan Facebook dan Twitter untuk Berkomunikasi

"Kami telah meluncurkan alat sekali klik bagi orang-orang di Afghanistan untuk mengunci akun mereka dengan cepat. Saat profil mereka dikunci, orang-orang yang bukan temannya tidak dapat mengunduh atau membagikan foto profil mereka atau melihat postingan di linimasa mereka," kata Gleicher melalui cuitannya di Tweetter.

Untuk di akun di Instagram, Gleicher mengatakan juga telah memberikan langkah-langkah untuk melindungi akun pengguna di Afghanistasn. "Kami meluncurkan peringatan pop-up di Afghanistan dengan langkah-langkah spesifik tentang cara melindungi akun Anda".

Sebelumnya, Facebook mengonfirmasi akan terus melarang konten Taliban dari platformnya karena menganggap kelompok itu sebagai organisasi teroris.

BACA JUGA: 7 Cara Menghilangkan Kecoa di Dalam Mobil

Sementara itu, Twitter mengatakan dalam sebuah pernyataan minggu ini bahwa "prioritas utamanya adalah menjaga orang tetap aman, dan kami tetap waspada".

"Situasi di Afghanistan berkembang pesat. Kami juga menyaksikan orang-orang di negara itu menggunakan Twitter untuk mencari bantuan." Twitter telah mendapat sorotan karena penanganan konten terkait Taliban.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Batasi Anak-anak Bermain...
Batasi Anak-anak Bermain Sosmed, Indonesia Panggil Google dan Meta
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Rekomendasi
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved