Pendiri 992 Startup di Indonesia Perempuan Jadi Peluang Percepatan Kewirausahaan
Minggu, 15 Agustus 2021 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, setiap tahun Spark menawarkan dana hibah sebesar USD100.000 kepada 15 pengusaha perempuan di Asia Tenggara dan India, yang usahanya berada di tahap pra-peluncuran atau pra-product-market-fit (PMF). Penerima dana ini akan mendapatkan bimbingan langsung dari seorang penasihat investasi senior dari Sequoia India yang akan bekerja sama dengan mereka selama periode 12 bulan. Dana USD100.000 ini tidak ada syarat, tidak ada ekuitas atau bentuk convertible note apapun untuk Sequoia.
Shinta Nurfauzia, Co-founder dan Co-CEO dari Lemonilo adalah salah satu dari 16 mentor dalam program Spark ini. Klik Sequoia Spark dan program Beasiswa ini untuk informasi lebih lanjut.
Surge dari Sequoia India, sebuah program untuk startup tahap awal di Asia Tenggara dan India telah melihat perwakilan yang signifikan dari startup-startup yang dipimpin oleh pendiri perempuan, termasuk beberapa startup dari Indonesia seperti Rukita dan Durianpay. Satu dari tiga startup di kohort terakhir setidaknya ada satu pendiri perempuan, dengan total sepuluh pendiri perempuan.
Rukita adalah sebuah aplikasi yang membantu mempertemukan komunitas urban di Jabodetabek yang menawarkan dan mencari rumah kost dan apartemen dengan konsep co- living. Perusahaan proptech ini didirikan oleh dua kakak-beradik, Sabrina dan Sarah Soewatdy. Sebagai seorang desainer, Sabrina percaya bahwa pembangunan yang sukses tidak hanya mencapai tujuan yang direncanakan, tetapi juga menjadi titik pertumbuhan dan evolusi masyarakat yang dilayaninya.
Durianpay adalah sebuah aplikasi yang menyediakan solusi pembayaran yang terintegrasi di situs web dan aplikasi untuk bisnis online. Co-founder Indonesia Natasha Ardiani berbasis di Jakarta dan mengawasi kantor-kantor di Jakarta dan Singapura.
Shinta Nurfauzia, Co-founder dan Co-CEO dari Lemonilo adalah salah satu dari 16 mentor dalam program Spark ini. Klik Sequoia Spark dan program Beasiswa ini untuk informasi lebih lanjut.
Surge dari Sequoia India, sebuah program untuk startup tahap awal di Asia Tenggara dan India telah melihat perwakilan yang signifikan dari startup-startup yang dipimpin oleh pendiri perempuan, termasuk beberapa startup dari Indonesia seperti Rukita dan Durianpay. Satu dari tiga startup di kohort terakhir setidaknya ada satu pendiri perempuan, dengan total sepuluh pendiri perempuan.
Rukita adalah sebuah aplikasi yang membantu mempertemukan komunitas urban di Jabodetabek yang menawarkan dan mencari rumah kost dan apartemen dengan konsep co- living. Perusahaan proptech ini didirikan oleh dua kakak-beradik, Sabrina dan Sarah Soewatdy. Sebagai seorang desainer, Sabrina percaya bahwa pembangunan yang sukses tidak hanya mencapai tujuan yang direncanakan, tetapi juga menjadi titik pertumbuhan dan evolusi masyarakat yang dilayaninya.
Durianpay adalah sebuah aplikasi yang menyediakan solusi pembayaran yang terintegrasi di situs web dan aplikasi untuk bisnis online. Co-founder Indonesia Natasha Ardiani berbasis di Jakarta dan mengawasi kantor-kantor di Jakarta dan Singapura.
(wbs)
Lihat Juga :