Jepang Usulkan Penggunaan Buku Teks Digital mulai Tahun 2030

Rabu, 24 September 2025 - 21:24 WIB
loading...
Jepang Usulkan Penggunaan...
Buku Teks Digital . FOTO/ DAILY
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang berencana menerapkan penggunaan penuh buku teks digital di sekolah dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2030, sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital sektor pendidikan negara tersebut.

Jepang berencana menerapkan sepenuhnya buku teks digital di sekolah dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2030, dengan implementasi bertahap dimulai pada tahun 2028.

Buku teks digital akan diakui sebagai materi resmi dan diberikan secara gratis kepada siswa, tetapi siswa di tahun-tahun awal sekolah dasar mungkin dikecualikan karena faktor perkembangan kognitif.

Studi awal telah menemukan tantangan teknis dan risiko kesenjangan prestasi akademik, dan MEXT saat ini sedang mengumpulkan masukan sebelum menyajikan laporan akhir pada musim gugur 2025.

Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang (MEXT), buku teks digital akan diakui sebagai materi pembelajaran resmi dan tunduk pada proses penyaringan pemerintah yang sama seperti buku teks cetak yang saat ini digunakan.

"Buku teks digital akan disediakan gratis bagi siswa dan dapat diakses melalui perangkat seperti tablet atau laptop," ujar juru bicara MEXT dalam sebuah pernyataan hari ini.

Langkah ini diperkirakan akan diterapkan secara bertahap mulai tahun 2028, dengan amandemen undang-undang terkait dijadwalkan untuk tahun fiskal 2025.

Dewan pendidikan daerah akan diberi wewenang untuk memilih antara versi digital atau cetak, tergantung pada kebutuhan dan kesiapan sekolah masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rekomendasi
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved