Konspirasi Teknologi HAARP yang Diyakini jadi Senjata Pembuat Bencana Alam

Rabu, 11 Agustus 2021 - 19:58 WIB
loading...
A A A
Konspirasi Teknologi HAARP yang Diyakini jadi Senjata Pembuat Bencana Alam


Amerika nyatanya bukan satu-satunya negara yang memiliki kemampuan tersebut. China malah diyakini mendemonstrasikan senjata yang sama saat penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008. Saat itu China khawatir olimpiade yang harusnya diklaim sebagai olimpiade musim panas justru gagal karena diselenggarakan pada musim hujan di China.
Untuk mencegah turunnya hujan, China menembakkan ribuan roket agar pembukaan Olimpiade Beijing 2008 tidak turun hujan. Nyatanya hujan sama sekali tidak turun di Beijing selama upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2008.

China memang menutup rapat-rapat cara kerja roket-roket tersebut dalam merekayasa cuaca. Berbeda dengan China, HAARP yang dimiliki Amerika Serikat justru membuka diri dalam menjelaskan kerja teknologi unik itu.

Di Glakona, Alakska Amerika membangun fasilitas khusus HAARP yang sangat mencolok karena terdapat 360 antena besar. Antena-antena itu bisa 'menembakkan' frekuensi gelombang radio baik rendah dan tinggi keatas atmosfer bumi.

Baca juga : Mobil Listrik Konsep Terbaru Audi Bisa Memanjang dan Memendek

Fungsinya? untuk mempengaruhi Ionosfer dan Stratosfer yang merupakan bagian penting dari atmosfer untuk membakar batu meteor agar tak jatuh bulat-bulat ke bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Deteksi Pemicu...
Ilmuwan Deteksi Pemicu Gempa Bumi Berkekuatan 9 Magnitudo
Thailand Uji Coba Teknologi...
Thailand Uji Coba Teknologi Peringatan Bencana lewat Smartphone
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
Algoritma AI Mampu Memprediksi...
Algoritma AI Mampu Memprediksi Bencana yang Akan Datang
NASA Ciptakan Perangkat...
NASA Ciptakan Perangkat Open Source untuk Deteksi Potensi Bencana
Saatnya Mulai Mewaspadai...
Saatnya Mulai Mewaspadai Bencana lewat Ujung Jari
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Rekomendasi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Kekayaan Laut Indonesia...
Kekayaan Laut Indonesia Diminta Dikelola dengan Inovasi Sains
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved