Burnout, Capek Fisik dan Mental Gara-Gara Covid-19, Apakah Anda Pernah Mengalaminya?

Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:15 WIB
loading...
Burnout, Capek Fisik...
Ada beberapa tanda burnout, misalnya merasa selalu lelah walaupun sudah istirahat atau tidur dalam waktu cukup. Foto: Okezone/Arif Julianto ist
A A A
JAKARTA - Sudah lebih dari setahun pandemi Covid-19 menghantam. Di tengah situasi yang tak menentu serta pola hidup yang banyak berubah bahkan bergeser, ternyata berdampak terhadap kondisi psikis seseorang.

Ditambah tekanan serta tuntutan hidup, seperti pekerjaan hingga kewajiban belajar-mengajar, membuat fenomena “burnout” menjadi sesuatu yang tak terhindarkan.

BACA JUGA: Dibanderol Rp73 Juta, Honda Super Cub C125 Diberi Warna Baru Matte Axis Gray Metallic, Minat?

Apa itu burnout? Frasa ini sekarang cukup populer, terlebih bagi golongan millennials. Seiring fenomena yang termasuk kategori sindrom tersebut banyak yang mengalaminya.

Definisi dan Ciri-Ciri

Burnout adalah istilah dalam psikologi yang merujuk pada kondisi seseorang yang sedang mengalami lelah secara fisik, emosi, dan juga psikis secara sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Kondisi tersebut berbeda dengan stres biasa. Lalu bagaimana membedakan apakah seseorang mengalami burnout atau hanya sedang stress?

Ada beberapa tanda klinis yang bisa diamati, seperti merasa selalu lelah walaupun sudah istirahat atau tidur dalam waktu cukup.

Selain itu, saat dihadapkan pada suatu pekerjaan atau urusan yang biasa dihadapinya atau bahkan yang mudah sekalipun, orang yang mengalami burnout langsung akan merasa tidak berdaya seperti kehilangan motivasi hingga merasa gugup bahkan sampai berkeringat dan badan gemetar.

Yang lebih mengkhawatirkan dari dampak burnout adalah, seseorang yang sedang mengalami sindrom tersebut juga terkadang akan menderita sakit secara fisik. Salah satu ciri-ciri nya adalah nyeri yang dialami di beberapa persendian tubuh.

Cara Mengatasi Burnout

Menyadari dan mengetahui bahwasanya Anda ataupun seseorang sedang mengalami burnout menjadi penting agar kita bisa melakukan langkah antisipasi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir burnout. Yang pertama dan terpenting adalah seseorang yang menunjukkan gejala sindrom tersebut harus segera melakukan self-care sebagai bentuk pertolongan pertama.

Istirahat dan tidur sangat disarankan untuk mencegah kelelahan yang berlanjut. Selain itu, bisa juga dengan melakukan relaksasi seperti senam pernafasan ataupun menghirup aromaterapi.

Self-care ini juga termasuk melakukan refleksi diri atas apa yang telah terjadi selama ini, terutama mengingat kembali hal-hal berharga maupun momen bahagia yang mungkin bisa membantu menemukan motivasi yang sedang menurun.

Selanjutnya yang perlu dilakukan bagi orang yang akan atau sedang mengalami burnout adalah mencari dukungan dari lingkungan sekitar.

Misalnya berbicara dengan orang yang dipercaya atau disayangi untuk menceritakan kondisinya. Saat bercerita, jangan lupa minta dukungan dari mereka.

Yang terakhir dan tak kalah penting, cobalah untuk menerapkan teknik 3D dalam setiap urusan terutama yang terkait pekerjaan. 3D tersebut yaitu Delay (menunda sesuatu untuk sementara waktu ), Delegate (melimpahkan suatu urusan), dan juga Drop (meninggalkan sesuatu).

BACA JUGA: Wow, LG Mulai Jual TV Layar Gulung Seharga Rp1,4 Miliar

Jangan sungkan dan takut untuk melakukan ketiga hal tersebut apalagi ketika benar-benar telah berada dalam situasi burnout. Karena urusan yang terkait pekerjaan itulah yang seringkali menjadi penyebab dari seseorang mengalami sindrom tersebut.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Doomscrolling, Sebutan...
Doomscrolling, Sebutan Terlalu Banyak Melihat Konten Negatif
Ini Alasan Sikap Optimisme...
Ini Alasan Sikap Optimisme dan Keceriaan Menjadi Kunci Panjang Umur
Temuan Garmin, Orang...
Temuan Garmin, Orang Indonesia Paling Stres dan Paling Sedikit Olah Raga Saat Pandemi 2021
Kurang Tidur Dapat Menyebabkan...
Kurang Tidur Dapat Menyebabkan Gangguan Berpikir, Benarkah?
Liburan Terbukti Bisa...
Liburan Terbukti Bisa Turunkan Risiko Burnout, Ini Penjelasan Dokter
Anak Bukan Malas, Ini...
Anak Bukan Malas, Ini Penyebab Sebenarnya Mereka Kehilangan Semangat Belajar
Burnout Kerap Disalahartikan,...
Burnout Kerap Disalahartikan, Pakar UGM Jelaskan Perbedaan Stres, Burnout, dan Depresi
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved