Varian Delta Meletus, China Akui Lebih Ganas dari COVID-19 Wuhan
Rabu, 04 Agustus 2021 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Kota-kota besar termasuk Beijing kini telah menguji jutaan penduduk, sambil menutup kompleks perumahan dan menempatkan kontak dekat dengan orang yang positif virus di bawah karantina.
Otoritas di ibu kota bertemu dan menyepakati perlunya meningkatkan kewaspadaan.
“Mengambil tindakan pencegahan yang ketat dan mempertahankan (kota) sampai mati, tanpa mengeluarkan biaya,” demikian komentar yang dikeluarkan oleh pemerintah Beijing.
Di tempat lain, lebih dari 1,2 juta penduduk ditempatkan di bawah penguncian ketat selama tiga hari ke depan di pusat kota Zhuzhou, Provinsi Hunan pada Senin. Di hari itu, pihak berwenang meluncurkan kampanye tes dan vaksinasi di seluruh kota, menurut pernyataan resmi. "Situasinya masih suram dan rumit,” kata otoritas Zhuzhou.
Tetapi wabah terbaru, terkait dengan sebuah klaster di Nanjing mengancam kesuksesan itu dengan lebih dari 360 kasus domestik dilaporkan dalam dua minggu terakhir. Sembilan petugas kebersihan di sebuah bandara internasional Nanjing dinyatakan positif pada 20 Juli.
Otoritas di ibu kota bertemu dan menyepakati perlunya meningkatkan kewaspadaan.
“Mengambil tindakan pencegahan yang ketat dan mempertahankan (kota) sampai mati, tanpa mengeluarkan biaya,” demikian komentar yang dikeluarkan oleh pemerintah Beijing.
Di tempat lain, lebih dari 1,2 juta penduduk ditempatkan di bawah penguncian ketat selama tiga hari ke depan di pusat kota Zhuzhou, Provinsi Hunan pada Senin. Di hari itu, pihak berwenang meluncurkan kampanye tes dan vaksinasi di seluruh kota, menurut pernyataan resmi. "Situasinya masih suram dan rumit,” kata otoritas Zhuzhou.
Tetapi wabah terbaru, terkait dengan sebuah klaster di Nanjing mengancam kesuksesan itu dengan lebih dari 360 kasus domestik dilaporkan dalam dua minggu terakhir. Sembilan petugas kebersihan di sebuah bandara internasional Nanjing dinyatakan positif pada 20 Juli.
Lihat Juga :